Dukung Target Nol Emisi 2060, IMIP Operasikan 502 Unit Kendaraan Listrik

Kamis, 18 Desember 2025 - 15:09 WIB
loading...
Dukung Target Nol Emisi...
PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terus menerapkan rencana aksi dalam transisi energi dan pengurangan emisi karbon.
A A A
Secara berkelanjutan, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) terus menerapkan rencana aksi dalam transisi energi dan pengurangan emisi karbon. Tak sekadar konsep, penerapan energi hijau di kawasan industri mineral terintegrasi dan berfasilitas lengkap dari hulu hingga hilir tersebut dilakukan secara bertahap. Sebagai bentuk komitmen, hingga kini IMIP telah mengoperasikan 502 unit kendaraan listrik ramah lingkungan di dalam kawasan manufaktur tersebut.

Langkah ini sekaligus mendukung target Pemerintah Indonesia dalam kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai net zero emission (nol emisi) pada tahun 2060 mendatang. Di kawasan IMIP, penggunaan dump truk, loader, ekskavator, forklift dan mobil wisata listrik semakin menggantikan operasional kendaraan berbahan bakar minyak. Seperti diketahui, dalam proses produksi, industri hijau mengutamakan upaya efisiensi, efektivitas dan pelestarian lingkungan hidup.

Deputy Operational Director PT IMIP, Yulius Susanto, merinci data terbaru jumlah kendaraan listrik yang sudah beroperasi dalam kawasan sampai medio Desember 2025 ini, sudah 502 unit. “Dump truck listrik milik Tsingshan Group ada 206 unit, alat berat loader listrik 85 unit, ekskavator dan forklift berjumlah 81 unit, mobil penyapu jalan dan truk ringan 19 unit. Sementara milik PT DSI (salah satu tenant di kawasan IMIP) sebanyak 50 unit dump truck listrik, 25 unit loader Listrik. Juga 25 unit forklift listrik PT QMB dan 12 unit kendaraan listrik milik PT BTR.” hitung Yulius Susanto, Senin (15/12/2025).

Dukung Target Nol Emisi 2060, IMIP Operasikan 502 Unit Kendaraan Listrik


Menurutnya, truk listrik itu menjadi kendaraan operasional pengangkut yang setiap unitnya mampu memuat material hingga 30 ton. Konversi ke kendaraan bertenaga listrik ini memberi efek baik bagi lingkungan. “Ini menjadi upaya bersama, berkontribusi secara positif dalam strategi pengurangan emisi nasional, sekaligus sebagai roadmap industri hijau di kawasan IMIP,” optimisnya.

Ke depan, Yulius Susanto berharap, penggunaan unit kendaraan listrik akan terus bertambah. Target hingga akhir tahun 2025 sebenarnya sampai 400 unit, namun dari jumlah yang ada saat ini, justru telah melampaui proyeksi awal. Kendaraan listrik juga nantinya akan dimanfaatkan pekerja dalam kawasan, seperti bus penjemputan dan lainnya. “Karena karyawan hanya dari halte ke tempat kerja. Semoga bisa dipakai ke depannya. Kalau kita ke Tiongkok, penggunaan mobil listrik itu sudah 60 sampai 70 persen,” ucap Yulius Susanto.

Ia mengungkapkan, IMIP sudah menggagas penggunaan kendaraan listrik sejak tahun 2023 melalui Tsingshan Group. Beberapa tenant yang ada juga turut andil mewujudkan industri hijau berkelanjutan. Untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil, tenant-tenant mulai beralih ke alat berat listrik. Bukan hanya untuk mengurangi penggunaan bahan bakar, tetapi juga meminimalisasi emisi karbon dan CO2.

Dukung Target Nol Emisi 2060, IMIP Operasikan 502 Unit Kendaraan Listrik


Yulius Susanto mengatakan, truk listrik dibekali kekuatan baterai yang jika diisi penuh, mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer dan memuat material hingga 30 ton. “Penggantian alat-alat berat dan truk bertenaga listrik ini mampu memberikan efek yang sangat baik untuk lingkungan. Ini upaya Bersama. Kami berkomitmen untuk berkontribusi secara positif dalam strategi pengurangan emisi nasional dan menjadi roadmap industri hijau di kawasan IMIP,” tegas Yulius Susanto.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Forum Bisnis New York,...
Forum Bisnis New York, RI Dorong Investasi Karbon Hutan Berintegritas Tinggi
Langkah Hijau IMIP Tanam...
Langkah Hijau IMIP Tanam Mangrove, Menjaga Keberlanjutan Lingkungan
IMIP Jadi Pemicu Pertumbuhan...
IMIP Jadi Pemicu Pertumbuhan Ritel Modern yang Agresif
Kemenhub Gandeng Kemlu...
Kemenhub Gandeng Kemlu dan Tripatra Tekan Pencemaran Udara
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Bisa Dikategorikan Makar di Kisruh Bandara IMIP
Politikus PSI Bongkar...
Politikus PSI Bongkar Kisruh Keputusan Menhub soal Bandara IMIP Morowali
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
Menuju Industri Hijau:...
Menuju Industri Hijau: PGN Rintis Ekosistem CCS demi Amonia Rendah Karbon
Rekomendasi
Kenapa Memijat Pelipis...
Kenapa Memijat Pelipis dan Pundak Bisa Meredakan Sakit Kepala? Ini Kata Dokter
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Resmi Menikah, Jennifer...
Resmi Menikah, Jennifer Coppen Disambut Hangat Keluarga Justin Hubner
Berita Terkini
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved