Santunan untuk Korban Meninggal Bencana Sumatera Sebesar Rp15 Juta Mulai Disalurkan

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:49 WIB
loading...
Santunan untuk Korban...
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyalurkan santunan kepada korban banjir di Aceh. Foto/SindoNews
A A A
ACEH - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau dapur umum Kementerian Sosial (Kemensos) sekaligus menyerahkan santunan kepada 31 ahli waris korban meninggal bencana banjir dan longsor. Penyerahan santunan tersebut dilakukan di Kantor Dinas Sosial P3A, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Para ahli waris korban meninggal mendapatkan santunan masing-masing sebesar Rp15 juta. "Nantinya juga akan diberikan santunan Rp5 juta untuk korban luka berat," ujar Gus Ipul, Rabu (17/12/2025).

Santunan pertama bagi korban meninggal diserahkan masing-masing untuk 2 ahli waris di Kabupaten Pidie dan selanjutnya 29 ahli waris korban di Kabupaten Pidie Jaya. Ke depan, santunan juga akan diberikan untuk seluruh ahli waris korban meninggal akibat bencana di Aceh, Sumbar dan Sumut.

Baca juga: Baru Rehabilitasi Akses Takengon, BPJN: Ada Tujuh Jembatan Lagi Masih Putus

"Ini akan dilakukan setelah dilakukan asesmen dan diketahui ahli warisnya. Mudah-mudahan ini sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan orang-orang yang dicintai. Jangan dilihat nilainya tapi ini bentuk solidaritas, tali asih negara kepada bapak ibu sekalian," tuturnya.


Terkait operasional dapur umum, Gus Ipul menyatakan akan terus berjalan untuk menyuplai kebutuhan para pengungsi. "Tentu Kementerian Sosial bekerja sama dengan TNI/Polri, BPBD, pemerintah daerah, dan semua untuk memberi dukungan di bidang logistik dan dapur umum. Kami beserta Pemda memang menyelenggarakan dapur umum di 3 provinsi, ada di 39 titik yang produksi setiap hari, tidak kurang dari 400 ribu porsi tiap hari, salah satunya di Pidie Jaya," kata Gus Ipul.

Baca juga: Update Bencana Sumatera: 1.053 Korban Meninggal Akibat Banjir dan Longsor

Gus Ipul menuturkan dapur umum ini dikelola Tagana Kemensos, sumber daya pemerintah daerah, dan relawan. Mereka memproduksi makanan sebanyak 7.000 porsi setiap harinya.

"Yang menurut Pak Bupati dirasa masih kurang, Insya Allah kami beserta tim akan menambah kekuatan supaya bisa menyediakan lebih banyak lagi porsi pada masyarakat. Tentu tidak hanya untuk pengungsi tapi juga petugasnya," katanya.

Gus Ipul mengatakan Presiden Prabowo telah memberi arahan agar bersinergi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten untuk memenuhi segala kebutuhan korban bencana. Untuk tahap kedaruratan, yang utama dilakukan evakuasi ke tenda pengungsian atau gedung pemerintah dan dicukupi kebutuhan logistiknya.

"Setelah itu akan disiapkan hunian sementara atau tetap. Jika sudah teridentifikasi dengan baik, Insya Allah pemerintah, antara Kemensos dengan Kementerian lain akan mencoba memberi dukungan yang diperlukan dalam rangka pemulihan ekonomi lewat program yang paling dibutuhkan keluarga terdampak," terangnya.

Gus Ipul memastikan semua pihak sedang bekerja keras dan mengajak semua pihak untuk mendukung dan menciptakan suasana kondusif agar petugas bisa bekerja dengan baik.

"Semua ingin bersama-sama di sini untuk berusaha sekuat tenaga menanggulangi bencana banjir dan longsor di beberapa wilayah di Sumatera, yang tentu ini menjadi bagian dari musibah kita semua. Dengan musibah ini mudah-mudahan kita bisa ambil pelajaran yang berguna, untuk ke depan kita sama-sama memperbaikinya demi masa depan kita," katanya.

Gus Ipul juga menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada semua pihak yang bekerja dengan bergandengan tangan dan saling menguatkan untuk menanggulangi musibah ini. Presiden Prabowo juga telah turun beberapa kali untuk memberi arahan dan penguatan agar bisa mengatasi masalah ini tahap demi tahap untuk menjadi pulih.

"Saya terima kasih pada bupati yang telah bekerja sama dengan baik sekali, dibantu pendamping kita terus lakukan asesmen dalam tahap berikutnya, supaya kabupaten ini bisa pulih. Terima salam bapak Presiden Prabowo yang sungguh-sungguh punya atensi dan perhatian pada bapak ibu sekalian," katanya.

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi mengucapkan terima kasih kepada Gus Ipul yang peduli terhadap masyarakat terdampak bencana.

"Kalau kita lihat rumah, Pak Menteri, rumah masyarakat sudah di dalam tanah semua. Atap rumah sudah rata dengan tanah. Mungkin untuk rumah-rumah ini selayaknya kita berikan bantuan rumah hunian tetap selanjutnya. Walau sebelum itu perlu kita bantu hunian sementara," katanya.

Sibral Malaysi juga berterima kasih atas bantuan dapur umum yang dibangun di Pidie Jaya. Meski begitu, ia meminta agar menambah 2-3 dapur umum lagi untuk masyarakat yang masih berada di tempat pengungsian.

"Perlu ditambahkan juga tenda untuk sekolah darurat. Ini sebagai sambutan dari makanan dari kepala daerah mewakili masyarakat yang terdampak, kami mohon arahan, bimbingan, dan pemberian santunan kepada para korban banjir ahli waris yang hadir," katanya.

Usai pemberian santunan, Gus Ipul menemui anak-anak pengungsi yang sedang mendapatkan layanan psikososial. Ia juga berinteraksi dan menyimak kemampuan mereka bernyanyi hingga mengaji.

Gus Ipul juga secara langsung meninjau proses pembuatan makanan di dapur umum Kemensos. Ia juga berterima kasih kepada para petugas yang mengabdikan diri melayani para pengungsi.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Mensos Gelar Open House...
Mensos Gelar Open House Sekolah Rakyat Jelang 1 Tahun Beroperasi
Dadan Hindayana Dicopot...
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Gus Ipul: Saya Sepenuhnya Ikut Apa yang Jadi Keputusan Presiden
Satgas PRR dan DPR Tegaskan...
Satgas PRR dan DPR Tegaskan 37 Lokasi di Aceh Tamiang Siap Dibangun Huntap
Kemensos Lelang Emas...
Kemensos Lelang Emas Hadiah Tak Tertebak Senilai Rp10 Miliar, Hasilnya untuk Bantu Keluarga Rentan
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Rekomendasi
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Berita Terkini
Dukung Dokter Tifa di...
Dukung Dokter Tifa di PN Jaktim, Roy Suryo Soroti Tersangka yang Dapat Restorative Justice
Lukashenko Jadi Presiden...
Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Nginap di Istana Negara
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved