Potensi Bencana Alam Jadi Prioritas Perhatian saat Periode Libur Nataru
Senin, 15 Desember 2025 - 15:54 WIB
loading...
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa untuk pengamanan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) kali ini akan menjadikan potensi bencana alam sebagai prioritas utama yang perlu menjadi perhatian. Foto/Felldy Utama
A
A
A
JAKARTA - Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa untuk pengamanan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 ( Nataru ) kali ini akan menjadikan potensi bencana alam sebagai prioritas utama yang perlu menjadi perhatian. Dedi menyampaikan bahwa hal ini telah ditekankan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menko PMK dalam Rakor Lintas Sektoral bidang Operasional tahun 2025 yang digelar secara tertutup.
Dia menyebut, pengamanan tentunya akan diterapkan secara berbeda dibanding tahun sebelumnya. "Tahun 2025 ini ada beberapa fokus yang menjadi perhatian. Selain pengamanan pada jalur mudik, kemudian jalur arus balik, dan objek pengamanan yang sudah ditetapkan, kita perlu mengantisipasi bencana alam," kata Dedi dalam konferensi persnya usai rapat di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Senin (15/12/2025).
Dia mengungkapkan bahwa BMKG telah memprediksi adanya curah hujan pada 29 Desember sampai 10 Januari 2026. Kondisi Cuaca disebut akan terjadi peningkatan cukup esktrem di sejumlah wilayah seperti Jawa, Lampung, Jambi, Bali, NTT, dan NTB.
Baca juga: Berikut Jadwal Diskon Tarif Transportasi Periode Nataru 2025/2026, Cek Jadwalnya
"Ini perlu kita antisipasi juga. Oleh karenanya tadi beliau tadi menyampaikan kepada seluruh stakeholder terkait lainnya maupun kepada seluruh Polda dan Polres jajaran untuk betul-betul bekerja sama dengan pemerintah daerah, mempersiapkan sarana prasarana pendukung, personel, dan juga peralatan serta menghadapi situasi kontigensi ketika terjadi bencana, bencana alam," ujarnya.
Di sisi lain, kata dia, daerah-daerah terdampak bencana alam seperti yang terjadi di Sumatera juga masih menjadi perhatian dari para personel gabungan pada periode Nataru ini.
"Tadi Pak Menko juga melihat bahwa saudara-saudara kita cukup besar juga yang merayakan perayaan Natal dan Tahun Baru di Sumatera Utara. Ada beberapa daerah yang terdampak, itu juga akan menjadi fokus pemerintah untuk segera membantu dan melakukan tindakan-tindakan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat setempat," pungkasnya.
Dia menyebut, pengamanan tentunya akan diterapkan secara berbeda dibanding tahun sebelumnya. "Tahun 2025 ini ada beberapa fokus yang menjadi perhatian. Selain pengamanan pada jalur mudik, kemudian jalur arus balik, dan objek pengamanan yang sudah ditetapkan, kita perlu mengantisipasi bencana alam," kata Dedi dalam konferensi persnya usai rapat di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Senin (15/12/2025).
Dia mengungkapkan bahwa BMKG telah memprediksi adanya curah hujan pada 29 Desember sampai 10 Januari 2026. Kondisi Cuaca disebut akan terjadi peningkatan cukup esktrem di sejumlah wilayah seperti Jawa, Lampung, Jambi, Bali, NTT, dan NTB.
Baca juga: Berikut Jadwal Diskon Tarif Transportasi Periode Nataru 2025/2026, Cek Jadwalnya
"Ini perlu kita antisipasi juga. Oleh karenanya tadi beliau tadi menyampaikan kepada seluruh stakeholder terkait lainnya maupun kepada seluruh Polda dan Polres jajaran untuk betul-betul bekerja sama dengan pemerintah daerah, mempersiapkan sarana prasarana pendukung, personel, dan juga peralatan serta menghadapi situasi kontigensi ketika terjadi bencana, bencana alam," ujarnya.
Di sisi lain, kata dia, daerah-daerah terdampak bencana alam seperti yang terjadi di Sumatera juga masih menjadi perhatian dari para personel gabungan pada periode Nataru ini.
"Tadi Pak Menko juga melihat bahwa saudara-saudara kita cukup besar juga yang merayakan perayaan Natal dan Tahun Baru di Sumatera Utara. Ada beberapa daerah yang terdampak, itu juga akan menjadi fokus pemerintah untuk segera membantu dan melakukan tindakan-tindakan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat setempat," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :