Nicholay Aprilindo Dapat Informasi Laptop Arya Daru Berisi Data Penting TPPO

Minggu, 07 Desember 2025 - 08:23 WIB
loading...
Nicholay Aprilindo Dapat...
Kuasa hukum keluarga Arya Daru Pangayunan (ADP), Nicholay Aprilindo. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Kuasa hukum keluarga Arya Daru Pangayunan (ADP), Nicholay Aprilindo , mempertanyakan laptop milik ADP yang hingga kini tak dikembalikan ke pihak keluarga. Menurut Nicholay, berdasarkan informasi yang diterimanya, laptop itu diduga berisi data penting soal Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Menurut Nicholay, latar belakang ADP pernah jadi saksi kunci TPPO di Jepang. Selain itu, pernah menolong beberapa korban human trafficking di Turki, Iran, Kamboja, dan Myanmar.

"Pertanyaannya, laptop dari almarhum yang tertinggal di tangga rooftop, di tasnya, sampai sekarang tidak pernah dibuka isinya apa, diungkap isinya apa, dan tidak pernah dikembalikan pada pihak keluarga," ujarnya dalam siniar atau podcast To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Minggu (7/12/2025).

Baca Juga: Kuasa Hukum Arya Daru Pertanyakan 3 Sidik Jari di Lakban Tidak Teridentifikasi

Nicholay mengatakan, isi laptop itu harus diungkap. "Makanya saya bilang gelar perkara dong. Dengan gelar perkara kan akan diungkap isi laptop itu apa. Informasi yang saya dapatkan, ini sekali lagi, informasi yang saya dapatkan, bahwa isi laptop itu adalah masalah TPPO dan human trafficking, TPPO itu, by name by address. Data penting. Makanya almarhum berusaha menyimpan itu di Kemlu, dia kan tidak tahu bahwa dia akan dihabisi," papar Nicholay.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Komisi XIII DPR Dorong...
Komisi XIII DPR Dorong Penguatan Regulasi dan Koordinasi Penanganan TPPO
Israel Culik 5 dari...
Israel Culik 5 dari 9 WNI yang Gabung Global Sumud Flotilla, Ini Respons Kemlu RI
Kemlu Koordinasi Pembebasan...
Kemlu Koordinasi Pembebasan 4 ABK WNI MT Honour 25 yang Dibajak Perompak Somalia
Bukan Lagi Negara Adikuasa,...
Bukan Lagi Negara Adikuasa, 250 Diplomat AS Dipecat
Rekomendasi
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved