Kiai Imaduddin Banten Dorong Poros Baru Penyelamat NU

Sabtu, 06 Desember 2025 - 23:26 WIB
loading...
Kiai Imaduddin Banten...
Pengasuh Pondok Pesantren Salafi Nahdlatul Ulum, Tangerang, Banten KH Imaduddin Utsman al-Bantani mendorong adanya poros penyelamat NU. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Konflik elite Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dinilai sulit dipulihkan seperti semula. Sebab, masing-masing kubu yang berkonflik sudah membuka aib dan rahasia internal masing-masing ke ruang publik.

Pengasuh sekaligus pendiri Pondok Pesantren Salafi Nahdlatul Ulum, Tangerang, Banten KH Imaduddin Utsman al-Bantani menilai satu-satunya cara menyelamatkan organisasi PBNU adalah seluruh pengurus inti mengundurkan diri. Selanjutnya, segera digelar Muktamar untuk memilih kepengurusan baru dengan diisi oleh tokoh-tokoh muda NU.

"Nanti biarkan orang-orang muda di Nahdlatul Ulama yang ada di kampung-kampung jadi pegurus PBNU, biar ada darah segar yang akan mengembalikan, menyegarkan Nahdlatul Ulama, dan membawa NU menjadi lebih baik daripada masa yang sekarang ini," ujar Kiai Imaduddin, Sabtu (6/12/2025).

Kiai Imaduddin yang dikenal luas karena penelitian kontroversionalnya mengenai keabsahan nasab Ba'alawi, menilai PBNU lebih baik diserahkan kepada sosok-sosok baru yang tidak terlibat dalam konflik.

Menurut Kiai Imad, NU adalah organisasi para kiai, organisasi santri, organisasi orang-orang yang setiap hari mengaji dan mempelajari agama. "Hargai para kiai di bawah itu. Hargai para santri yang menisbahkan dirinya pada Nahdlatul Ulama. Hargai ibu-ibu Muslimat yang luar biasa kecintaannya kepada Nahdatul Ulama," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Pengasuh PP Sembilangan Bangkalan Soroti Kondisi NU
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Wilayah dan Cabang Desak...
Wilayah dan Cabang Desak Perubahan Total PBNU, Minta Muktamar ke-35 NU Digelar di Jakarta
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Rekomendasi
7 Fakta di Balik Brasil...
7 Fakta di Balik Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Kenapa Para Jenderal...
Kenapa Para Jenderal Iran Bersumpah Akan Balas Dendam atas Kematian Khamenei?
Berita Terkini
Mengenang Suami Pertama...
Mengenang Suami Pertama Megawati dengan Tabur Bunga dan Tahlil
Makna Pemakaman Ayatollah...
Makna Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
DPR Soroti Maraknya...
DPR Soroti Maraknya Kampanye LGBT, Dinilai Bisa Ganggu Ketahanan Nasional
Pengamat: BUMN Bukan...
Pengamat: BUMN Bukan Tempat Bagi-bagi Jabatan
Kasus Syah Afandin Jadi...
Kasus Syah Afandin Jadi Alarm, Anggaran Pendidikan Masih Ladang Korupsi
Korupsi Seragam Sekolah...
Korupsi Seragam Sekolah oleh Bupati Langkat Rugikan Orang Tua Murid
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved