Dr Purwati Terima Penghargaan di Bidang Inovasi Kesehatan
Jum'at, 05 Desember 2025 - 23:27 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi kita mesti memberi edukasi kepada masyarakat bagaimana stem cell yang sebenarnya, manfaatnya apa, penyakit apa saja yang bisa menggunakan stem cell. Kalau untuk estetika itu bagaimana dan apa yang perlu diwaspadai sehingga hal tersebut memberikan manfaat yang lebih banyak bagi masyarakat,” sambungnya.
Saat ini, Purwati juga tengah mengembangkan stem cell ke arah turunannya, seperti eksosom yaitu molekul nano yang membuat sel tidak gampang mati, dan akan cepat masuk ke membran-membran. Nantinya, terapi ini diharapkan bisa digunakan untuk vaksin penyakit kanker.
“Kita juga sedang mengembangkan vaksin kanker dengan tahap uji pada binatang. Semoga tahun depan vaksin ini bisa dicoba pada manusia, seperti kita ketahui vaksin ini sangat dibutuhkan karena angka penyakit ini kan sangat tinggi tidak hanya di Indonesia tapi di dunia. Kita harapkan apa yang kita lakukan bisa membawa manfaat,” ungkapnya.
Menurut Purwati, selain berperan untuk meregenerasi sel, Stem Cell di Indonesia biasa digunakan untuk wellness, seperti anti aging yang bisa mulai digunakan di usia 20-an. Untuk terapi stem cell, Purwati menyarankan masyarakat untuk mencari ahli atau rumah sakit yang sudah berpengalaman.
“Cari laboratorium yang sudah mendapat izin Kementerian Kesehatan dan BPOM, ada rumah sakit atau klinik yang sudah ditetapkan, yang menjalankan stem cell juga kan banyak mulai dari dokter ortopedi, dokter penyakit dalam,” terangnya.
Saat ini, Purwati juga tengah mengembangkan stem cell ke arah turunannya, seperti eksosom yaitu molekul nano yang membuat sel tidak gampang mati, dan akan cepat masuk ke membran-membran. Nantinya, terapi ini diharapkan bisa digunakan untuk vaksin penyakit kanker.
“Kita juga sedang mengembangkan vaksin kanker dengan tahap uji pada binatang. Semoga tahun depan vaksin ini bisa dicoba pada manusia, seperti kita ketahui vaksin ini sangat dibutuhkan karena angka penyakit ini kan sangat tinggi tidak hanya di Indonesia tapi di dunia. Kita harapkan apa yang kita lakukan bisa membawa manfaat,” ungkapnya.
Menurut Purwati, selain berperan untuk meregenerasi sel, Stem Cell di Indonesia biasa digunakan untuk wellness, seperti anti aging yang bisa mulai digunakan di usia 20-an. Untuk terapi stem cell, Purwati menyarankan masyarakat untuk mencari ahli atau rumah sakit yang sudah berpengalaman.
“Cari laboratorium yang sudah mendapat izin Kementerian Kesehatan dan BPOM, ada rumah sakit atau klinik yang sudah ditetapkan, yang menjalankan stem cell juga kan banyak mulai dari dokter ortopedi, dokter penyakit dalam,” terangnya.
Lihat Juga :