Kepala LAN Sebut Program RPL Percepat Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi ASN
Kamis, 04 Desember 2025 - 16:58 WIB
loading...
A
A
A
”RPL ini menjadi fondasi dan pengantar untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan atau leadership skills secara berkelanjutan dan mampu memberikan terobosan bagi organisasi, selain itu membangun kemampuan dalam menggerakkan organisasi dan sumber daya yang ada dan terakhir RPL ini akan merubah cara pikir, cara pandang dan cara mengelola organisasi,” harapnya.
Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN Erna Irawaty menyampaikan, Program Khusus Pengakuan Pembelajaran Lampau (RPL) merupakan Program yang bersifat relaksasi dan hanya berlaku selama tiga tahun mulai 2025-2029 sebagai bentuk inovasi kebijakan dalam mempercepat pemenuhan sertifikasi kompetensi pejabat struktural.
“RPL Relaksasi yang kami selenggarakan itu ada dua model. Model pertama yang sudah kami terapkan pada Angkatan Perdana yang terdiri dari 29 peserta, di mana peserta setelah mengikuti Evaluasi Pemahaman Kompetensi Manajerial jenjang JPT Pratama kemudian langsung ke tahap Evaluasi Transformasi,” katanya.
Sedangkan model yang kedua adalah model yang dilaksanakan pada Angkatan ini yang berjumlah 21 orang. Setelah Evaluasi Pemahaman Kompetensi, ada sesi Pembimbingan atau Coaching Implementasi Transformasi, kemudian ada sesi Implementasi Transformasi selama 1 (satu) bulan, kemudian baru tahap Evaluasi Transformasi sehingga ada 4 tahapan besar.
Erna menambahkan Evaluasi Pemahaman Kompetensi Manajerial yang terdiri dari tiga cluster Kelompok Kompetensi meliputi mengelola diri, mengelola orang lain, dan mengelola pekerjaan, baik model Evaluasi Transformasi langsung, maupun model Pembimbingan Transformasi, tetap melakukan hal yang sama, yaitu menyelesaikan evaluasi pemahaman kompetensi manajerial tersebut pada pada sistem informasi aplikasi sibangkom yang dikembangkan oleh LAN.
Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN Erna Irawaty menyampaikan, Program Khusus Pengakuan Pembelajaran Lampau (RPL) merupakan Program yang bersifat relaksasi dan hanya berlaku selama tiga tahun mulai 2025-2029 sebagai bentuk inovasi kebijakan dalam mempercepat pemenuhan sertifikasi kompetensi pejabat struktural.
“RPL Relaksasi yang kami selenggarakan itu ada dua model. Model pertama yang sudah kami terapkan pada Angkatan Perdana yang terdiri dari 29 peserta, di mana peserta setelah mengikuti Evaluasi Pemahaman Kompetensi Manajerial jenjang JPT Pratama kemudian langsung ke tahap Evaluasi Transformasi,” katanya.
Sedangkan model yang kedua adalah model yang dilaksanakan pada Angkatan ini yang berjumlah 21 orang. Setelah Evaluasi Pemahaman Kompetensi, ada sesi Pembimbingan atau Coaching Implementasi Transformasi, kemudian ada sesi Implementasi Transformasi selama 1 (satu) bulan, kemudian baru tahap Evaluasi Transformasi sehingga ada 4 tahapan besar.
Erna menambahkan Evaluasi Pemahaman Kompetensi Manajerial yang terdiri dari tiga cluster Kelompok Kompetensi meliputi mengelola diri, mengelola orang lain, dan mengelola pekerjaan, baik model Evaluasi Transformasi langsung, maupun model Pembimbingan Transformasi, tetap melakukan hal yang sama, yaitu menyelesaikan evaluasi pemahaman kompetensi manajerial tersebut pada pada sistem informasi aplikasi sibangkom yang dikembangkan oleh LAN.
(shf)
Lihat Juga :