Dino Patti Djalal Lihat Tatanan Dunia Berubah: Kekuatan Besar Cenderung Terapkan Aturan Sesuai Kenyamanan Mereka

Sabtu, 29 November 2025 - 14:10 WIB
loading...
Dino Patti Djalal Lihat...
Pendiri sekaligus Ketua Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal menilai tatanan dunia mengalami perubahan. Foto/Aziz Indra
A A A
JAKARTA - Pendiri sekaligus Ketua Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal menilai tatanan dunia mengalami perubahan. Menurutnya, tatanan dunia berbasis aturan tengah alami runtuh.

Hal itu diungkapkan Dino saat memberi sambutan di acara Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2025 di The Kasablanka Hall, Jakarta Selatan, Sabtu (29/11/2025). Dino mengungkapkan, kepercayaan terhadap sistem berbasis aturan berada pada titik terendah sepanjang masa.

"Selama bertahun-tahun saya dalam diplomasi, saya belum pernah melihat yang seperti ini dalam dua tahun terakhir sejak perang Rusia-Ukraina dan Gaza," ungkap Dino.

Baca juga: HT dan Angela Tanoesoedibjo Hadiri Pembukaan CIFP 2025



Menurutnya, banyak aturan tetapi tak diberlakukan sama untuk seluruh negara. Menurutnya, pemberlakuan aturan tak diterapkan secara adil untuk seluruh negara.

"Ada banyak selektivitas, tebang pilih dan beberapa negara dikecualikan dari aturan-aturan ini, dan kekuatan-kekuatan besar cenderung hanya menerapkan aturan sesuai kenyamanan mereka sendiri dan akan dalam sekejap membuang aturan-aturan ini jika tidak sesuai dengan kepentingan nasional mereka," kata Dino.

Untuk itu, ia menilai, hukum internasional menjadi kurang relevan, termasuk hukum humaniter internasional. “Kemunafikan, standar ganda, dan inkonsistensi telah menjadi kenormalan baru. Dan rasanya sangat seperti dunia yang berbahaya di mana 'kekuatan adalah kebenaran sedang berkembang," ucap Dino.

"Presiden Prabowo sangat benar ketika mengatakan bahwa setiap hari kita menyaksikan penderitaan, genosida, dan pengabaian terang-terangan terhadap hukum internasional dan kesusilaan manusia," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
UMB Perkuat Diplomasi...
UMB Perkuat Diplomasi Kreatif Indonesia-Tiongkok, Pamerkan 100 Karya Desain Merek Inovatif
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Jejak Diplomasi Nabi...
Jejak Diplomasi Nabi Muhammad SAW dalam Peperangan Islam, dari Perjanjian Hudaibiyah hingga Fathu Makkah
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
Rekomendasi
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
Ruben Onsu Resmi Daftarkan...
Ruben Onsu Resmi Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak, Sidang Perdana 15 Juli 2026
Berita Terkini
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Vonis Nadiem Makarim,...
Vonis Nadiem Makarim, Kejaksaan Dinilai Cerdas Bongkar Korupsi Kebijakan Chromebook
Siap Hadapi Sidang Perdana...
Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didampingi 25 Advokat
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Tersangka Korupsi MBG
Hari Ini Prabowo Bertemu...
Hari Ini Prabowo Bertemu Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved