Tito Karnavian Dorong Banda Neira Tingkatkan Kemajuan Daerah dan Pendidikan

Kamis, 27 November 2025 - 18:39 WIB
loading...
Tito Karnavian Dorong...
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendorong agar Banda Neira, Maluku ditetapkan sebagai destinasi wisata super prioritas nasional. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendorong agar Banda Neira, Maluku ditetapkan sebagai destinasi wisata super prioritas nasional. Hal ini perlu dilakukan agar daerah dan masyarakat lokal ikut menikmati kue pembangunan secara merata.

Menurutnya, kekayaan alam bawah laut, budaya, serta catatan sejarah Banda Neira sebagai pusat perdagangan rempah dunia menjadikan wilayah ini layak sejajar dengan lima destinasi super prioritas lainnya. “Seperti Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).

Tito yang telah melakukan penyelaman di berbagai lokasi dalam dan luar negeri menyebut keindahan bawah laut Banda Neira tidak tertandingi. Karena itu, ia melihat peluang kuat Banda Neira untuk masuk dalam daftar destinasi super prioritas nasional.

Baca juga: Tim Ditjen Adwil Kemendagri Cek Lokasi Banjir Aceh dan Sumut



“Jika ditetapkan menjadi destinasi super prioritas, maka seluruh daya pemerintah pusat melalui APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) dapat diarahkan untuk membantu pembangunan Banda Neira,” jelasnya.

Menurut Tito, penetapan suatu daerah sebagai destinasi prioritas nasional akan memberikan dampak positif berupa kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Peningkatan PAD itu dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur daerah sekaligus mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“PAD akan naik dan dapat digunakan untuk membiayai pembangunan, serta mendukung pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat,” katanya.

Meski demikian, mantan Kapolri itu menegaskan bahwa upaya menjadikan Banda Neira sebagai destinasi prioritas harus diiringi dengan penguatan sumber daya manusia. Masyarakat Banda Neira perlu dibekali pendidikan dan keterampilan agar mampu berkembang dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai lokal.

“Banda Neira harus tetap terbuka seperti sejak masa lalu. Tetapi generasi saat ini juga harus diarahkan agar nilai dari luar tidak mendominasi hingga menggerus nilai-nilai lokal,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Tito juga mengungkapkan kekagumannya terhadap alam Banda Neira dan keramahan masyarakatnya. Ia bercerita selalu mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat saat mengunjungi Kepulauan Banda.

“Biar pun banyak yang tidak mengenal saya sebagai Mendagri, tapi mereka sangat ramah. Itu saya rasakan saat berada di Pulau Lonthoir,” tuturnya.

Selain itu, Tito menyebut Banda Neira memiliki kedekatan sejarah dengan para pendiri bangsa yang pernah diasingkan di wilayah tersebut, seperti Muhammad Hatta, Sutan Sjahrir, dan Cipto Mangunkusumo. Baginya tempat ini menyimpan banyak sejarah.

“Tempat ini kaya akan sejarah. Catatan perjuangannya sangat panjang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Nusantara, Banda Neira, La Sadikin Ali, mendukung penuh usulan Mendagri. Ia menyebut terdapat banyak sejarah Banda Neira yang belum tergali, termasuk peran sahabat dekat Hatta bernama La Sahuda, yang menjadi penghubung informasi antara Hatta dan Sjahrir saat masa pengasingan.

“Usulan Mendagri sangat kami setujui. Ini sejalan dengan cita dan aspirasi masyarakat Banda Neira,” ujarnya.

La Sadikin menilai penetapan Banda Neira sebagai destinasi super prioritas nasional akan membuka banyak peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas dan berperan dalam berbagai sektor ekonomi kreatif dan pariwisata yang berkembang.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Kemendagri-Korsel Matangkan...
Kemendagri-Korsel Matangkan Pengembangan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
Satgas: Pembelajaran...
Satgas: Pembelajaran di 3 Provinsi Sumatera Sudah Normal, tapi Masih Ada Sekolah di Tenda
Mendagri: Kebijakan...
Mendagri: Kebijakan WFH Wajib Diikuti Seluruh Pemerintah Daerah
Perkuat Perbatasan,...
Perkuat Perbatasan, Mendagri-Menteri PKP Targetkan Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro
Rekomendasi
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Berita Terkini
Roy Suryo Siapkan Rekaman...
Roy Suryo Siapkan Rekaman Video Penangkapannya sebagai Bukti Praperadilan
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Roy Suryo Ngamuk Sidang...
Roy Suryo Ngamuk Sidang Praperadilannya Disusupi Termul
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved