Keputusan Prabowo Rehabilitasi Profesional yang Berintegritas Sudah Tepat
Rabu, 26 November 2025 - 20:56 WIB
loading...
A
A
A
Namun satu hal tetap harus ditegaskan: langkah seperti ini hanya efektif bila dibarengi transparansi. Keputusan presiden harus mampu dijelaskan secara administratif, bukan emosional. Publik perlu tahu dasar hukumnya, pertimbangannya, dan mekanisme eksekusinya. Bukan karena kita meragukan, tetapi karena pemerintahan modern bekerja lewat akuntabilitas.
Pada titik inilah keputusan Presiden Prabowo layak diberi apresiasi. Ia tidak hanya menjalankan prerogatif, tetapi memperlihatkan bahwa prerogatif bisa digunakan untuk menegakkan keadilan substantif. Ia tidak terjebak pada pola bahwa setiap perkara harus dibiarkan selesai sendiri. Ada momen ketika negara harus turun tangan, dan kali ini langkah itu tepat waktu, tepat sasaran, dan berdampak strategis.
Jika pola ini konsisten, Indonesia bisa pelan-pelan keluar dari sindrom lama: profesional bersih dijadikan korban, sementara birokrasi merasa tidak aman untuk berpikir berani. Rehabilitasi Ira Puspadewi adalah koreksi yang sederhana tetapi signifikan. Ini sinyal bahwa negara akhirnya mau membedakan antara korupsi dan kesalahan administratif, antara niat jahat dan keputusan profesional yang dipelintir.
Dan kalau negara sudah mulai mampu membedakan itu—maka kita sedang bergerak ke arah yang lebih sehat.
Pada titik inilah keputusan Presiden Prabowo layak diberi apresiasi. Ia tidak hanya menjalankan prerogatif, tetapi memperlihatkan bahwa prerogatif bisa digunakan untuk menegakkan keadilan substantif. Ia tidak terjebak pada pola bahwa setiap perkara harus dibiarkan selesai sendiri. Ada momen ketika negara harus turun tangan, dan kali ini langkah itu tepat waktu, tepat sasaran, dan berdampak strategis.
Jika pola ini konsisten, Indonesia bisa pelan-pelan keluar dari sindrom lama: profesional bersih dijadikan korban, sementara birokrasi merasa tidak aman untuk berpikir berani. Rehabilitasi Ira Puspadewi adalah koreksi yang sederhana tetapi signifikan. Ini sinyal bahwa negara akhirnya mau membedakan antara korupsi dan kesalahan administratif, antara niat jahat dan keputusan profesional yang dipelintir.
Dan kalau negara sudah mulai mampu membedakan itu—maka kita sedang bergerak ke arah yang lebih sehat.
(wur)
Lihat Juga :