Pengacara Tegaskan Lembar Pengesahan Skripsi Jokowi Ada, tapi Terpisah
Rabu, 26 November 2025 - 08:21 WIB
loading...
Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pengacara Joko Widodo ( Jokowi ), Rivai Kusumanegara, menegaskan bahwa lembar penguji ataupun lembar pengesahan dari skripsi Jokowi benar-benar ada dan dapat dibuktikan. Hal ini ia sampaikan menanggapi tudingan pakar telematika Roy Suryo yang menyebut bahwa lembar pengesahan skripsi Jokowi tidak ada.
Perdebatan panas ini terjadi ketika Rivai dan Roy menjadi narasumber progam Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (25/11/2025) malam. Rivai menegaskan bahwa lembar pengesahan tersebut, tetapi terpisah dengan skripsi.
"Lembar penguji itu memang tidak ada di skripsi. Ada pengesahan oleh pembimbing dan dekan, ada lembar pengujian," ucap Rivai menanggapi pernyataan Roy Suryo.
"Lah, nggak bisa, mana ada lembar pengujian tidak di skripsi," timpal Roy Suryo.
Rivai menegaskan bahwa lembaran itu juga telah ditandatangani oleh tiga penguji skripsi Jokowi. Bahkan, dari selembaran itu, para penguji memberikan nilai A untuk skripsi Jokowi.
Baca Juga: Roy Suryo Bersumpah: Demi Allah Lembar Pengesahan Skripsi Jokowi Tidak Ada
"Tapi ada lembar lain ditandatangani oleh tiga penguji dengan ada nilainya, problemnya lembar ini memang tidak disisipkan. Tapi barang itu ada," ucapnya.
Rivai menyebut bahwa lembar tersebut disatukan dengan nilai akademik Jokowi dari semester satu sampai lulus. Lembar penguji yang dijilid terpisah dengan skripsi menurutnya juga ada pada tugas akhir mahasiswa itu.
"Itu ada di berkas akademiknya Pak Jokowi, semua KRS, KHS, semua ada di situ dan ini terjadi di beberapa skripsi lain," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama Roy Suryo bersumpah bahwa di dalam skripsi Jokowi tidak ada lembar pengesahan. Cerita ini diawali ketika Roy bersama Rismon Sianipar dan Tifauzia Tyassuma (Dr Tifa) mendatangi Universitas Gadjah Mada pada 15 April 2025 untuk melangsungkan pertemuan dengan Wakil Rekor UGM Prof Wening Udasmoro dan pejabat lain.
Baca Juga: Kakorlantas Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Digitalisasi Layanan Publik dan Keselamatan Lalu Lintas
Dalam pertemuan yang direkam ini, Roy Suryo mengaku ditunjukkan langsung skripsi Jokowi. Namun, ketika dipersilakan membuka skripsi Presiden ke-7, Roy, Rismon dan Dr Tifa menyoroti hilangnya halaman pada lembar pengesahan.
"Saat itu juga saya tanya langsung kepada Prof Wening, 'Prof ini ada nggak?'. Saya cek lagi di rekaman saya, Prof Wening gugup mengatakan 'Uh, nggak ada ya'. Tidak ada, demi Allah saya bilang tidak ada, sama sekali tidak ada lembar pengesahannya," ucap Roy.
Perdebatan panas ini terjadi ketika Rivai dan Roy menjadi narasumber progam Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (25/11/2025) malam. Rivai menegaskan bahwa lembar pengesahan tersebut, tetapi terpisah dengan skripsi.
"Lembar penguji itu memang tidak ada di skripsi. Ada pengesahan oleh pembimbing dan dekan, ada lembar pengujian," ucap Rivai menanggapi pernyataan Roy Suryo.
"Lah, nggak bisa, mana ada lembar pengujian tidak di skripsi," timpal Roy Suryo.
Rivai menegaskan bahwa lembaran itu juga telah ditandatangani oleh tiga penguji skripsi Jokowi. Bahkan, dari selembaran itu, para penguji memberikan nilai A untuk skripsi Jokowi.
Baca Juga: Roy Suryo Bersumpah: Demi Allah Lembar Pengesahan Skripsi Jokowi Tidak Ada
"Tapi ada lembar lain ditandatangani oleh tiga penguji dengan ada nilainya, problemnya lembar ini memang tidak disisipkan. Tapi barang itu ada," ucapnya.
Rivai menyebut bahwa lembar tersebut disatukan dengan nilai akademik Jokowi dari semester satu sampai lulus. Lembar penguji yang dijilid terpisah dengan skripsi menurutnya juga ada pada tugas akhir mahasiswa itu.
"Itu ada di berkas akademiknya Pak Jokowi, semua KRS, KHS, semua ada di situ dan ini terjadi di beberapa skripsi lain," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama Roy Suryo bersumpah bahwa di dalam skripsi Jokowi tidak ada lembar pengesahan. Cerita ini diawali ketika Roy bersama Rismon Sianipar dan Tifauzia Tyassuma (Dr Tifa) mendatangi Universitas Gadjah Mada pada 15 April 2025 untuk melangsungkan pertemuan dengan Wakil Rekor UGM Prof Wening Udasmoro dan pejabat lain.
Baca Juga: Kakorlantas Raih Penghargaan Tokoh Penggerak Digitalisasi Layanan Publik dan Keselamatan Lalu Lintas
Dalam pertemuan yang direkam ini, Roy Suryo mengaku ditunjukkan langsung skripsi Jokowi. Namun, ketika dipersilakan membuka skripsi Presiden ke-7, Roy, Rismon dan Dr Tifa menyoroti hilangnya halaman pada lembar pengesahan.
"Saat itu juga saya tanya langsung kepada Prof Wening, 'Prof ini ada nggak?'. Saya cek lagi di rekaman saya, Prof Wening gugup mengatakan 'Uh, nggak ada ya'. Tidak ada, demi Allah saya bilang tidak ada, sama sekali tidak ada lembar pengesahannya," ucap Roy.
(zik)
Lihat Juga :