Boni Hargens Apresiasi Kinerja Polri Terbaik ke-3 di Dunia Versi WISPI
Sabtu, 22 November 2025 - 18:53 WIB
loading...
A
A
A
"Prestasi ini menandai era baru dalam sejarah Polri sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada proses, tetapi juga menghasilkan dampak terukur yang positif bagi keamanan nasional," kata Alumnus Universitas Indonesia dan Universtat Wien, Austria ini.
Hargens mengakui, bahwa Tahun 2023 menjadi tahun yang penuh prestasi bagi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Berbagai keberhasilan dalam pengungkapan tindak pidana, pemberantasan narkoba, penanganan terorisme, dan pemberantasan korupsi menunjukkan komitmen institusi terhadap supremasi hukum dan keadilan.
"Pendekatan komprehensif yang mengedepankan profesionalisme, teknologi modern, dan kolaborasi multi-pihak telah membuahkan hasil yang nyata dan terukur," ungkt.
Apalagi, kata dia, saat ini, tingkat kepuasan terhadap kinerja Polri secara keseluruhan mendekati angka 80%, Rumah Politik Indonesia (RPI), dan lembaga lain yang melakukan survei pada 2025. Survei memberikan validasi empiris terhadap persepsi positif masyarakat terhadap kinerja Polri.
Tingkat kepuasan masyarakat mencapai angka impresif 87,8%, dengan 89% responden menyatakan kepuasan mereka terhadap upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. "Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat yang dilayaninya. Kepercayaan publik yang tinggi ini menjadi modal sosial yang sangat berharga dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian," tutur dia.
Dia juga mengatakan Polri juga mendapat apresiasi khusus atas peningkatan kualitas pelayanan publik dan implementasi pengawasan internal yang konsisten. Sistem pengaduan masyarakat terus diperbaiki meskipun diakui masih ada ruang untuk perbaikan lebih lanjut.
"Komitmen Kapolri terhadap profesionalisme personel melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan anggota, dan penerapan sistem pengawasan melekat (waskat) yang ketat menjadi faktor fundamental di balik keberhasilan ini," jelas dia.
Dia mengungkapkan, meskipun telah mencapai prestasi yang signifikan, perjalanan Polri menuju institusi kepolisian kelas dunia masih menyisakan tantangan yang perlu diatasi. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja menunjukkan bahwa Polri perlu meningkatkan domain kapasitas dan proses, khususnya dalam hal alokasi sumber daya dan efektivitas sistem operasional.
Hargens mengakui, bahwa Tahun 2023 menjadi tahun yang penuh prestasi bagi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Berbagai keberhasilan dalam pengungkapan tindak pidana, pemberantasan narkoba, penanganan terorisme, dan pemberantasan korupsi menunjukkan komitmen institusi terhadap supremasi hukum dan keadilan.
"Pendekatan komprehensif yang mengedepankan profesionalisme, teknologi modern, dan kolaborasi multi-pihak telah membuahkan hasil yang nyata dan terukur," ungkt.
Apalagi, kata dia, saat ini, tingkat kepuasan terhadap kinerja Polri secara keseluruhan mendekati angka 80%, Rumah Politik Indonesia (RPI), dan lembaga lain yang melakukan survei pada 2025. Survei memberikan validasi empiris terhadap persepsi positif masyarakat terhadap kinerja Polri.
Tingkat kepuasan masyarakat mencapai angka impresif 87,8%, dengan 89% responden menyatakan kepuasan mereka terhadap upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. "Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat yang dilayaninya. Kepercayaan publik yang tinggi ini menjadi modal sosial yang sangat berharga dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian," tutur dia.
Dia juga mengatakan Polri juga mendapat apresiasi khusus atas peningkatan kualitas pelayanan publik dan implementasi pengawasan internal yang konsisten. Sistem pengaduan masyarakat terus diperbaiki meskipun diakui masih ada ruang untuk perbaikan lebih lanjut.
"Komitmen Kapolri terhadap profesionalisme personel melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan kesejahteraan anggota, dan penerapan sistem pengawasan melekat (waskat) yang ketat menjadi faktor fundamental di balik keberhasilan ini," jelas dia.
Dia mengungkapkan, meskipun telah mencapai prestasi yang signifikan, perjalanan Polri menuju institusi kepolisian kelas dunia masih menyisakan tantangan yang perlu diatasi. Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja menunjukkan bahwa Polri perlu meningkatkan domain kapasitas dan proses, khususnya dalam hal alokasi sumber daya dan efektivitas sistem operasional.
Lihat Juga :