Kongres Rohis Nasional I Ditutup, Menag: Pemimpin Muda Harus Kuasai Ilmu
Senin, 17 November 2025 - 16:21 WIB
loading...
A
A
A
Nasaruddin juga memastikan kemudahan akses pendidikan bagi semua peserta kongres. "Saya mengapresiasi kalian semua, semua yang hadir di sini, kami akan memberikan kesempatan untuk masuk ke UIN tanpa tes, bahkan Insya Allah juga kita usahakan beasiswa,” jelasnya.
Baca juga: Rohis sebagai Generasi Literat-Moderat
Jalur beasiswa luar negeri dibuka untuk negara-negara seperti Mesir, Maroko, Arab Saudi, hingga sejumlah universitas di Eropa. Serta peserta dengan hafalan Al-Qur’an dan rekam jejak pembinaan Rohis mendapat prioritas khusus. “Tidak boleh ada anak Rohis yang tertinggal karena soal biaya. Negara hadir,” tegasnya.
Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno mengukuhkan Pengurus Rohis Nasional periode 2025–2027 melalui pembacaan naskah resmi dan penyerahan simbol organisasi. Amien menyampaikan pesan yang menjadi sorotan kongres bahwa pelajar tidak perlu menunggu untuk menjadi pemimpin.
“Subbanul yaum rijalul al-an. Anda bukan pemimpin masa depan—Anda pemimpin hari ini,” tegasnya.
Amien menilai dinamika sosial menuntut pelajar untuk berani mengambil peran strategis sejak dini, baik di sekolah, komunitas Rohis, maupun ruang digital. Proses pemilihan Presiden Rohis dianggap sebagai miniatur pelatihan kepemimpinan nyata yang melatih komunikasi, jejaring, pengambilan keputusan, serta kemampuan merumuskan visi.
Baca juga: Rohis sebagai Generasi Literat-Moderat
Jalur beasiswa luar negeri dibuka untuk negara-negara seperti Mesir, Maroko, Arab Saudi, hingga sejumlah universitas di Eropa. Serta peserta dengan hafalan Al-Qur’an dan rekam jejak pembinaan Rohis mendapat prioritas khusus. “Tidak boleh ada anak Rohis yang tertinggal karena soal biaya. Negara hadir,” tegasnya.
Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno mengukuhkan Pengurus Rohis Nasional periode 2025–2027 melalui pembacaan naskah resmi dan penyerahan simbol organisasi. Amien menyampaikan pesan yang menjadi sorotan kongres bahwa pelajar tidak perlu menunggu untuk menjadi pemimpin.
“Subbanul yaum rijalul al-an. Anda bukan pemimpin masa depan—Anda pemimpin hari ini,” tegasnya.
Amien menilai dinamika sosial menuntut pelajar untuk berani mengambil peran strategis sejak dini, baik di sekolah, komunitas Rohis, maupun ruang digital. Proses pemilihan Presiden Rohis dianggap sebagai miniatur pelatihan kepemimpinan nyata yang melatih komunikasi, jejaring, pengambilan keputusan, serta kemampuan merumuskan visi.
Lihat Juga :