TNI Siapkan 20.000 Prajurit Jadi Pasukan Perdamaian di Gaza
Minggu, 16 November 2025 - 11:11 WIB
loading...
A
A
A
Terkait misi di Gaza, TNI juga disebutnya menyiapkan kapabilitas inti kesehatan dan zeni konstruksi yang memang dibina untuk operasi kemanusiaan dan perdamaian. Meski demikian, penunjukan nama batalyon tertentu masih menunggu mandat resmi PBB, keputusan pemerintah, serta struktur misi yang akan ditetapkan Dewan Keamanan PBB. "Saat ini yang disiapkan adalah paket kemampuan dan kapabilitas, bukan satuan spesifik," ungkap Freddy.
Freddy juga memastikan seluruh peralatan yang dipersiapkan mengikuti standar operasi kemanusiaan dan peacekeeping, seperti fasilitas rumah sakit lapangan, peralatan medis emergensi, ambulans, perlengkapan air bersih dan sanitasi, serta kemampuan konstruksi zeni termasuk alat berat dan sarana rekonstruksi. "Jenis dan jumlahnya akan disesuaikan kembali setelah mandat PBB dan kebutuhan lapangan ditetapkan," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto disebut akan menyiapkan 20.000 prajurit untuk masuk pasukan perdamaian yang akan dikirim ke Gaza, Palestina. Hal tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin seusai bertemu Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Yordania Mayor Jenderal Pilot Yousef Ahmed Al-Hunaity.
"Presiden Prabowo menyiapkan pasukan cukup besar, karena sebagaimana teman-teman tahu bahwa kita sedang menyiapkan juga pembangunan kekuatan kita di Indonesia juga sedang kita tingkatkan. Jadi, pemikiran beliau kita maksimalkan 20.000 prajurit kita siapkan, tetapi spesifikasinya kepada kesehatan dan juga konstruksi," ucap Sjafrie di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat (14/11/2025).
Freddy juga memastikan seluruh peralatan yang dipersiapkan mengikuti standar operasi kemanusiaan dan peacekeeping, seperti fasilitas rumah sakit lapangan, peralatan medis emergensi, ambulans, perlengkapan air bersih dan sanitasi, serta kemampuan konstruksi zeni termasuk alat berat dan sarana rekonstruksi. "Jenis dan jumlahnya akan disesuaikan kembali setelah mandat PBB dan kebutuhan lapangan ditetapkan," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto disebut akan menyiapkan 20.000 prajurit untuk masuk pasukan perdamaian yang akan dikirim ke Gaza, Palestina. Hal tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin seusai bertemu Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Yordania Mayor Jenderal Pilot Yousef Ahmed Al-Hunaity.
"Presiden Prabowo menyiapkan pasukan cukup besar, karena sebagaimana teman-teman tahu bahwa kita sedang menyiapkan juga pembangunan kekuatan kita di Indonesia juga sedang kita tingkatkan. Jadi, pemikiran beliau kita maksimalkan 20.000 prajurit kita siapkan, tetapi spesifikasinya kepada kesehatan dan juga konstruksi," ucap Sjafrie di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat (14/11/2025).
(zik)
Lihat Juga :