Pesantren Harus Jadi Ruang Aman, Perempuan Bangsa Hadirkan Modul Anti Pencabulan
Sabtu, 15 November 2025 - 22:37 WIB
loading...
A
A
A
Kick off tersebut menghadirkan Ning Uswah Syauqie, Anggota DPP Perempuan Bangsa sekaligus Da’iyah Millenial Nahdliyin yang dikenal aktif mengkampanyekan isu perlindungan perempuan dan anak, khususnya pencegahan kekerasan seksual.
Ning Uswah menjelaskan pola umum kekerasan seksual, faktor risiko di lingkungan pendidikan berasrama, serta metode deteksi dan pencegahan dini yang dapat diterapkan di pesantren.
Acara ini diikuti 750 peserta terdiri dari para kader Muslimat NU Kabupaten Tuban mulai dari tingkat PC, PAC hingga Ranting. Sebagian besar peserta merupakan pengasuh, pengajar, atau pengelola pesantren, sehingga dinilai strategis untuk memperluas implementasi modul perlindungan santri.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, DPP Perempuan Bangsa menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan edukasi publik yang konkret dan aplikatif dalam mencegah kekerasan seksual. Sosialisasi modul ini diharapkan menjadi langkah awal yang memperkuat ekosistem pendidikan yang aman di seluruh daerah.
Ning Uswah menjelaskan pola umum kekerasan seksual, faktor risiko di lingkungan pendidikan berasrama, serta metode deteksi dan pencegahan dini yang dapat diterapkan di pesantren.
Acara ini diikuti 750 peserta terdiri dari para kader Muslimat NU Kabupaten Tuban mulai dari tingkat PC, PAC hingga Ranting. Sebagian besar peserta merupakan pengasuh, pengajar, atau pengelola pesantren, sehingga dinilai strategis untuk memperluas implementasi modul perlindungan santri.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, DPP Perempuan Bangsa menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan edukasi publik yang konkret dan aplikatif dalam mencegah kekerasan seksual. Sosialisasi modul ini diharapkan menjadi langkah awal yang memperkuat ekosistem pendidikan yang aman di seluruh daerah.
(jon)
Lihat Juga :