Pesantren Harus Jadi Ruang Aman, Perempuan Bangsa Hadirkan Modul Anti Pencabulan

Sabtu, 15 November 2025 - 22:37 WIB
loading...
Pesantren Harus Jadi...
Dewan Pengurus Pusat Perempuan Bangsa menggelar Kick Off Sosialisasi Modul Anti Pencabulan di Lingkungan Pesantren di Gedung KSPKP Tuban, Jawa Timur, Sabtu (15/11/2025). Foto: Ist
A A A
TUBAN - Dewan Pengurus Pusat Perempuan Bangsa menggelar Kick Off Sosialisasi Modul “Anti Pencabulan di Lingkungan Pesantren ” di Gedung KSPKP Tuban, Jawa Timur, Sabtu (15/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis Perempuan Bangsa dalam memperkuat upaya pencegahan kekerasan seksual, khususnya di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan.

Bendahara Umum DPP Perempuan Bangsa Ratna Juwita Sari mengatakan, isu pencabulan di lembaga pendidikan harus mendapat perhatian serius dari semua pihak. Pesantren yang selama ini menjadi pusat pendidikan moral dan karakter harus dijaga sebagai ruang aman bagi seluruh santri.

Baca juga: Pelaku Pencabulan Santriwati di Jombang, Anak Kiai hingga Pimpinan Pesantren

“Pencegahan kekerasan dan pencabulan tidak boleh dianggap sepele. Ini tanggung jawab moral kita bersama. Perempuan Bangsa hadir dengan sebuah modul komprehensif yang bisa dimanfaatkan oleh siapa pun baik pengasuh pesantren, para guru, aktivis pendamping, hingga masyarakat luas,” ujar Ratna.

"Tujuannya tidak lain adalah memastikan pesantren tetap menjadi tempat yang aman, terhormat, dan bebas dari kekerasan seksual," sambung anggota DPR RI Dapil Tuban dan Bojonegoro itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Mengenal Gareth Morgan:...
Mengenal Gareth Morgan: di Balik Metafora Organisme Pesantren
PBNU: Iduladha 2026...
PBNU: Iduladha 2026 Jadi Pengingat Kemanusiaan di Tengah Dunia yang Terluka
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
Rekomendasi
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Ayesha Farooq, Pilot...
Ayesha Farooq, Pilot Jet Tempur Perempuan Pakistan yang Jadi Pahlawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved