Perjanjian Keamanan Baru Disepakati Prabowo-Albanese di Atas Kapal HMAS Canberra
Rabu, 12 November 2025 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
Perjanjian tersebut sebagian besar mengacu pada perjanjian keamanan penting yang pernah ditandatangani pada era Presiden Soeharto sekitar 30 tahun lalu, dan akan diperkuat dengan Perjanjian Lombok 2006 yang menegaskan integritas dan kedaulatan wilayah Indonesia.
"Perjanjian ini juga dibangun berdasarkan perjanjian kerja sama pertahanan yang kita tandatangani bersama tahun lalu," ucap Albanese.
Ke depan, perjanjian ini akan mengatur agar Australia dan Indonesia melakukan konsultasi rutin di tingkat pemimpin dan menteri mengenai isu-isu keamanan. Konsultasi tersebut bertujuan mengidentifikasi dan melaksanakan kegiatan keamanan yang saling menguntungkan, terutama jika salah satu atau kedua negara menghadapi ancaman.
Selain itu, kedua negara juga akan membahas langkah-langkah individu maupun bersama yang dapat diambil untuk merespons potensi ancaman tersebut. Albenese menyebut bahwa kesepakatan ini merupakan kelanjutan penting dari kerja sama keamanan dan pertahanan yang telah lama dibangun oleh kedua negara.
"Saya berharap dapat berkunjung ke Indonesia pada bulan Januari tahun depan atas undangan Presiden untuk menandatangani perjanjian baru secara resmi setelah melalui proses domestik kita," jelas Albenese.
"Perjanjian ini juga dibangun berdasarkan perjanjian kerja sama pertahanan yang kita tandatangani bersama tahun lalu," ucap Albanese.
Ke depan, perjanjian ini akan mengatur agar Australia dan Indonesia melakukan konsultasi rutin di tingkat pemimpin dan menteri mengenai isu-isu keamanan. Konsultasi tersebut bertujuan mengidentifikasi dan melaksanakan kegiatan keamanan yang saling menguntungkan, terutama jika salah satu atau kedua negara menghadapi ancaman.
Selain itu, kedua negara juga akan membahas langkah-langkah individu maupun bersama yang dapat diambil untuk merespons potensi ancaman tersebut. Albenese menyebut bahwa kesepakatan ini merupakan kelanjutan penting dari kerja sama keamanan dan pertahanan yang telah lama dibangun oleh kedua negara.
"Saya berharap dapat berkunjung ke Indonesia pada bulan Januari tahun depan atas undangan Presiden untuk menandatangani perjanjian baru secara resmi setelah melalui proses domestik kita," jelas Albenese.
Lihat Juga :