Banyak Kasus Mangkrak, Anggaran Jumbo Penyidikan Polri Dipertanyakan
Senin, 14 September 2020 - 18:43 WIB
loading...
A
A
A
“Saya sering kali mendengar laporan, banyak sekali penangkapan narkoba jarang masuk ke penuntutan, selesai di situ saja. Tetapi kasus ini berjalan dan ada anggaran di situ,” tegas Wihadi.
Karena itu, dia meminta agar hal ini membutuhkan penelitian lebih lanjut karena, besarannya tidak sebanding dengan anggaran di Kejaksaan. Justru banyak yang sudah ditangkap, masuk tahanan dan belum P21 (berkas penyidikan lengkap), lalu tahanan polisi mungkin bisa keluar lagi tetapi, apakah kasusnya terus berjalan atau tidak.
“Kemudian pada saat di penuntutan, Kejaksaan anggaran belum siap sehingga dia masuk rutan, rutan akan jadi over capacity. Apa yang harus dilakukan soal ini harus duduk bersama berapa persen yang masuk penuntutan,” usulnya.
(Baca: Komisi III DPR Kritisi Efektivitas Belanja Modal Polri)
Senada, anggota Komisi III DPR Santoso juga berharap bahwa konseling di Polri ini benar-benar dimanfaatkan agar kasus yang remeh-temeh tidak diproses oleh aparat Polri, apalagi kalau cenderung ke penyalahgunaan kekuasaan di Polri.
Karena itu, dia meminta agar hal ini membutuhkan penelitian lebih lanjut karena, besarannya tidak sebanding dengan anggaran di Kejaksaan. Justru banyak yang sudah ditangkap, masuk tahanan dan belum P21 (berkas penyidikan lengkap), lalu tahanan polisi mungkin bisa keluar lagi tetapi, apakah kasusnya terus berjalan atau tidak.
“Kemudian pada saat di penuntutan, Kejaksaan anggaran belum siap sehingga dia masuk rutan, rutan akan jadi over capacity. Apa yang harus dilakukan soal ini harus duduk bersama berapa persen yang masuk penuntutan,” usulnya.
(Baca: Komisi III DPR Kritisi Efektivitas Belanja Modal Polri)
Senada, anggota Komisi III DPR Santoso juga berharap bahwa konseling di Polri ini benar-benar dimanfaatkan agar kasus yang remeh-temeh tidak diproses oleh aparat Polri, apalagi kalau cenderung ke penyalahgunaan kekuasaan di Polri.
Lihat Juga :