Profil Rahmah El Yunusiyyah, Tokoh Perempuan Minangkabau yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Senin, 10 November 2025 - 12:22 WIB
loading...
A A A
Ada juga yang menyebut nama sekolah itu Madrasah Diniyah li al-Banat. Sekolah itu didirikan atas dukungan kakaknya Zainuddin Labay dan kawan-kawan perempuannya di Persatuan Murid-murid Diniyah School (PMDS).

Sekolah tersebut merupakan sebuah terobosan bagi pendidikan kaum perempuan ketika itu. Awalnya, murid sekolah ini hanya 71 orang yang terdiri dari ibu-ibu muda. Bertempat di serambi masjid Pasar Usang, mereka belajar ilmu-ilmu agama dan Bahasa Arab.

Seiring berjalannya waktu, murid Rahmah bertambah. Tak lama setelah itu, nama Rahmah dan Diniyah Putri melambung. Di Semenanjung Malaysia, Rahmah diminta keluarga kerajaan untuk mengajar di sekolah kerajaan. Negara-negara luar mulai mengenal dan memberikan perhatian kepada Diniyah Putri.

Sumbangan pun banyak mengalir dan ia berhasil melakukan modernisasi terhadap perguruannya. Bahkan, Pemerintah Arab Saudi, Kuwait, dan Mesir meminta siswa Diniyah belajar di negara mereka. Menurut pemerhati sejarah yang juga Dosen STKIP Abdi Pendidikan Payakumbuh Fikrul Hanif, Rahmah memang tidak sepopuler RA Kartini yang perjuangannya kerap dielu-elukan.

"Ia berusaha mendobrak kejumudan dan tradisi yang mengharamkan perempuan bersekolah. Ia bukan tipe perempuan yang suka gelisah, mengeluh kepada perempuan sesamanya dengan berkirim surat," jelas pemerhati sejarah Fikrul Hanif kepada SindoNews, November 2014.

Ketika Diniyah School yang didirikan kakaknya Zainuddin Labay ambruk karena gempa 1926, Rahmah tidak menyerah pada takdir. Bersama kaum laki-laki, ia memanggul batu untuk membangun kembali sekolahnya. Ini merupakan pertanda, ia bukan perempuan yang menyerah pada nasib.

Rahmah memang peduli dengan kaum perempuan. Rahmah menilai bahwa kaum perempuan sebagai tiang negara mestinya mendapatkan pendidikan yang baik sebagaimana halnya kaum lelaki. Keterbelakangan pendidikan kaum perempuan ini, menurutnya, berakar dari persoalan pendidikan dan bisa diselesaikan melalui bidang pendidikan pula.

Tanggal 12 Oktober 1945, Rahmah memelopori berdirinya Tentara Keamanan Rakyat yang anggotanya berasal dari Laskar Gyu Gun. Ia tidak hanya mengayomi Tentara Keamanan Rakyat (yang kemudian berubah menjadi TNI), tetapi juga barisan pejuang yang dibentuk organisasi Islam seperti Laskar Sabilillah dan Laskar Hizbullah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
Presiden Prabowo Subianto...
Presiden Prabowo Subianto Hadiri Peringatan Harlah ke-28 PKB
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Rekomendasi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Berita Terkini
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved