Tangis Keluarga Marsinah di Istana Negara saat Lagu Indonesia Raya Berkumandang
Senin, 10 November 2025 - 11:06 WIB
loading...
Kakak aktivis buruh Marsinah, Marsini tak kuasa menahan nangis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang menjelang Presiden Prabowo Subianto menganugerahi gelar pahlawan di Istana Negara. Foto/Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Kakak aktivis buruh Marsinah, Marsini tak kuasa menahan nangis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang menjelang Presiden Prabowo Subianto menganugerahi gelar pahlawan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Momen itu bermula kala acara hendak dimulai.
Saat itu, seluruh tamu undangan bersikap sempurna dan hormat lantaran akan diputar lagu Indonesia Raya. Setelah lagu Indonesia Raya berkumandang, terlihat Marsini bersikap hormat.
Ia tampak menangis kala mendengar lagu ciptaan WR Supratman itu. Pada kesempatan lain, Marsini juga terlihat kembali menamgis saat berjabat tangan dengan Presiden Prabowo.
Baca juga: Prabowo Umumkan 10 Pahlawan Nasional, Soeharto, Gus Dur, hingga Marsinah
Hal itu terlihat kala Presiden Prabowo memberi ucapan selamat pada perwakilan keluarga yang diberi gelar pahlawan nasional. Saat tiba giliran, Marsini terlihat mengesa air mata dengan tisu saat bersalaman dengan Presiden Prabowo. Terlihat dari jauh, keduanya nampak berbincang kecil.
Selain Marsini, terlihat pula anak Soeharto, Siti Hardijanti Hastuti Rukmana atau Tutut Soeharto dan Bambang Trihatmodjo menunduk seperti merenung saat mendengarkan lagu Indonesia Raya.
Sekadar informasi, Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (10/11/2025). Gelar pahlawan diberikan termasuk Presiden ke-2 RI Soeharto dan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Baca juga: Foto 10 Tokoh Pahlawan Nasional Termasuk Soeharto hingga Marsinah Dipajang di Istana Negara
Penganugerahan gelar pahlawan nasional merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025. Acara penganugerahan tersebut juga dihadiri oleh para ahli waris yang sekaligus mewakili para tokoh untuk menerima gelar pahlawan.
Adapun acara penganugerahan dimulai dengan pengumandangan lagu Indonesia Raya. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Presiden Prabowo, diiringi dengan lagu mengheningkan cipta.
"Marilah kita sejenak mengenang arwah dan jasa-jasa para pahlawan yang telah berkorban untuk kemerdekaan kedaulatan dan kehormatan bangsa Indonesia yang telah memberi segala-galanya agar kita bisa hidup merdeka dan kita bisa hidup dalam alam yang sejahtera," kata Prabowo saat mengheningkan cipta.
Penganugerahan ini diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional yang ditetapkan di Jakarta, pada tanggal 6 November 2025.
“Menganugerahkan gelar pahlawan nasional Kepada mereka yang namanya tersebut dalam lampiran keputusan ini sebagai penghargaan dan penghormatan yang tinggi, atas jasa-jasanya yang luar biasa, untuk kepentingan mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa," bunyi kutipan Keppres.
1. Abdurachman Wahid atau Gus Dur - Jawa Timur
2. Jenderal Besar TNI Soeharto - Jawa Tengah
3. Marsinah - Jawa Timur
4. Mochtar Kusumaatmaja - Jawa Barat
5. Hajjah Rahma El Yunusiyyah - Sumatera Barat
6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo - Jawa Tengah
7. Sultan Muhammad Salahuddin - NTB
8. Syaikhona Muhammad Kholil - Jawa Timur
9. Tuan Rondahaim Saragih - Sumatera Utara
10. Zainal Abisin Syah - Maluku Utara.
Saat itu, seluruh tamu undangan bersikap sempurna dan hormat lantaran akan diputar lagu Indonesia Raya. Setelah lagu Indonesia Raya berkumandang, terlihat Marsini bersikap hormat.
Ia tampak menangis kala mendengar lagu ciptaan WR Supratman itu. Pada kesempatan lain, Marsini juga terlihat kembali menamgis saat berjabat tangan dengan Presiden Prabowo.
Baca juga: Prabowo Umumkan 10 Pahlawan Nasional, Soeharto, Gus Dur, hingga Marsinah
Hal itu terlihat kala Presiden Prabowo memberi ucapan selamat pada perwakilan keluarga yang diberi gelar pahlawan nasional. Saat tiba giliran, Marsini terlihat mengesa air mata dengan tisu saat bersalaman dengan Presiden Prabowo. Terlihat dari jauh, keduanya nampak berbincang kecil.
Selain Marsini, terlihat pula anak Soeharto, Siti Hardijanti Hastuti Rukmana atau Tutut Soeharto dan Bambang Trihatmodjo menunduk seperti merenung saat mendengarkan lagu Indonesia Raya.
Sekadar informasi, Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada 10 tokoh di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (10/11/2025). Gelar pahlawan diberikan termasuk Presiden ke-2 RI Soeharto dan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
Baca juga: Foto 10 Tokoh Pahlawan Nasional Termasuk Soeharto hingga Marsinah Dipajang di Istana Negara
Penganugerahan gelar pahlawan nasional merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025. Acara penganugerahan tersebut juga dihadiri oleh para ahli waris yang sekaligus mewakili para tokoh untuk menerima gelar pahlawan.
Adapun acara penganugerahan dimulai dengan pengumandangan lagu Indonesia Raya. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Presiden Prabowo, diiringi dengan lagu mengheningkan cipta.
"Marilah kita sejenak mengenang arwah dan jasa-jasa para pahlawan yang telah berkorban untuk kemerdekaan kedaulatan dan kehormatan bangsa Indonesia yang telah memberi segala-galanya agar kita bisa hidup merdeka dan kita bisa hidup dalam alam yang sejahtera," kata Prabowo saat mengheningkan cipta.
Penganugerahan ini diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional yang ditetapkan di Jakarta, pada tanggal 6 November 2025.
“Menganugerahkan gelar pahlawan nasional Kepada mereka yang namanya tersebut dalam lampiran keputusan ini sebagai penghargaan dan penghormatan yang tinggi, atas jasa-jasanya yang luar biasa, untuk kepentingan mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa," bunyi kutipan Keppres.
Berikut ini 10 nama yang dianugerahi gelar pahlawan nasional oleh Prabowo:
1. Abdurachman Wahid atau Gus Dur - Jawa Timur
2. Jenderal Besar TNI Soeharto - Jawa Tengah
3. Marsinah - Jawa Timur
4. Mochtar Kusumaatmaja - Jawa Barat
5. Hajjah Rahma El Yunusiyyah - Sumatera Barat
6. Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo - Jawa Tengah
7. Sultan Muhammad Salahuddin - NTB
8. Syaikhona Muhammad Kholil - Jawa Timur
9. Tuan Rondahaim Saragih - Sumatera Utara
10. Zainal Abisin Syah - Maluku Utara.
(rca)
Lihat Juga :