Akademisi soal Gelar Pahlawan Soeharto: Sudah Pimpin Indonesia Puluhan Tahun dan Banyak yang Dibangun
Kamis, 06 November 2025 - 17:46 WIB
loading...
A
A
A
“Kita tanggapi secara positif tapi tidak digoreng dalam bahasa medianya itu sebagai sebuah konflik. Kita tujuannya seperti lagi-lagi kita sebagai media yang harus netral ketika ada isu-isu itu,” ucapnya.
Senada dengan Nova, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana I Gede Nandya Oktora menilai bangsa yang besar tidak boleh melupakan jasa para pemimpin terdahulu, termasuk Soeharto yang dikenal sebagai bapak pembangunan nasional. “Yang jelas, kita tidak boleh melupakan sejarah dan jasa beliau,” ujar Nandya.
Dia menyerahkan seluruh proses administrasi dan kelaikan gelar pahlawan Presiden Soeharto kepada pihak berwenang agar lebih tepat dengan juga mendengarkan masukan publik. “Untuk urusan setuju atau tidaknya, saya serahkan pada pihak berwenang,” ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan usulan mengenai Soeharto menjadi pahlawan nasional saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta. Bahlil yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan, Prabowo mempertimbangkan mengenai usulan tersebut.
"Saya bilang Bapak Presiden dengan penuh harapan lewat mekanisme rapat DPP Partai Golkar, kami sudah mengajukan Pak Harto sebagai pahlawan nasional," kata Bahlil setelah bertemu Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Senin (3/11/2025).
Senada dengan Nova, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana I Gede Nandya Oktora menilai bangsa yang besar tidak boleh melupakan jasa para pemimpin terdahulu, termasuk Soeharto yang dikenal sebagai bapak pembangunan nasional. “Yang jelas, kita tidak boleh melupakan sejarah dan jasa beliau,” ujar Nandya.
Dia menyerahkan seluruh proses administrasi dan kelaikan gelar pahlawan Presiden Soeharto kepada pihak berwenang agar lebih tepat dengan juga mendengarkan masukan publik. “Untuk urusan setuju atau tidaknya, saya serahkan pada pihak berwenang,” ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan usulan mengenai Soeharto menjadi pahlawan nasional saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta. Bahlil yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan, Prabowo mempertimbangkan mengenai usulan tersebut.
"Saya bilang Bapak Presiden dengan penuh harapan lewat mekanisme rapat DPP Partai Golkar, kami sudah mengajukan Pak Harto sebagai pahlawan nasional," kata Bahlil setelah bertemu Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Senin (3/11/2025).
(jon)
Lihat Juga :