Akademisi soal Gelar Pahlawan Soeharto: Sudah Pimpin Indonesia Puluhan Tahun dan Banyak yang Dibangun

Kamis, 06 November 2025 - 17:46 WIB
loading...
Akademisi soal Gelar...
Sejumlah akademisi di Bali mendukung Presiden Ke-2 RI Soeharto yang menjadi salah satu kandidat penerima gelar pahlawan nasional pada 10 November atau pada Hari Pahlawan. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Sejumlah akademisi di Bali mendukung Presiden Ke-2 RI Soeharto yang menjadi salah satu kandidat penerima gelar pahlawan nasional pada 10 November atau pada Hari Pahlawan. Soeharto dianggap sebagai sosok yang memiliki jasa besar bagi Indonesia.

“Kalau kita melihat dari segi objektifnya, Bapak Soeharto memimpin kita puluhan tahun. Kita juga harus melihat apa yang sudah dibangun oleh beliau. Jadi berhak juga beliau untuk diberikan gelar tersebut,” ujar Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bisnis Universitas Dwijendra Ni Made Adi Novayanti dalam diskusi “Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran dari Sudut Pandang Energi” di Denpasar, Kamis (6/11/2025).

Baca juga: Soeharto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Begini Respons Istana

Terlepas dari pro dan kontra gelar pahlawan tersebut, Nova menilai banyak capaian yang sudah ditorehkan Soeharto selama memimpin Indonesia 32 tahun. “Yang jelas, kita tidak boleh melupakan sejarah dan jasa beliau,” ucapnya.

Dia tidak ingin pemberian gelar malah menimbulkan sebuah isu yang kemudian mengakibatkan konflik. Karena itu, peran media menjadi penting dalam hal ini.

“Kita tanggapi secara positif tapi tidak digoreng dalam bahasa medianya itu sebagai sebuah konflik. Kita tujuannya seperti lagi-lagi kita sebagai media yang harus netral ketika ada isu-isu itu,” ucapnya.

Senada dengan Nova, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana I Gede Nandya Oktora menilai bangsa yang besar tidak boleh melupakan jasa para pemimpin terdahulu, termasuk Soeharto yang dikenal sebagai bapak pembangunan nasional. “Yang jelas, kita tidak boleh melupakan sejarah dan jasa beliau,” ujar Nandya.

Dia menyerahkan seluruh proses administrasi dan kelaikan gelar pahlawan Presiden Soeharto kepada pihak berwenang agar lebih tepat dengan juga mendengarkan masukan publik. “Untuk urusan setuju atau tidaknya, saya serahkan pada pihak berwenang,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan usulan mengenai Soeharto menjadi pahlawan nasional saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta. Bahlil yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan, Prabowo mempertimbangkan mengenai usulan tersebut.

"Saya bilang Bapak Presiden dengan penuh harapan lewat mekanisme rapat DPP Partai Golkar, kami sudah mengajukan Pak Harto sebagai pahlawan nasional," kata Bahlil setelah bertemu Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Senin (3/11/2025).
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
NHM Dorong Pembelajaran...
NHM Dorong Pembelajaran Berbasis Lapangan dalam Study Club SEG UNPAD SC
Rekomendasi
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved