Komisi III DPR Kritisi Efektivitas Belanja Modal Polri
Senin, 14 September 2020 - 16:26 WIB
loading...
A
A
A
“Jangan sampai menjadi barang yang mungkin dari supplier atau vendornya yang selalu memberikan barang tapi tidak terpakai. Kita ingin soal sarpras bisa terdeteksi pak. Kita buat dengan sistem yang baik semuanya terdata dengan baik,” ujarnya.
(Baca juga: Megawati Harap BMKG Update Peta Rawan dan Mitigasi )
Senada, anggota Komisi III DPR Sarifuddin Sudding menuturkan, sejak dia masuk ke DPR tahun 2009 yang kala itu anggaran Polri hanya Rp 40 triliun. Kemudian terus bertambah hingga akhirnya 11 tahun berlalu kini anggaran Polri sudah melebihi Rp100 triliun.
Menurut dia, penambahan tersebut terjadi karena karena Komisi III DPR memberikan dukungan, meskipun sempat menimbulkan kecemburuan dari institusi lain seperti TNI yang hanya Rp130 triliun dengan tiga matranya.
“Kita berasumsi karena ini kebutuhan, polisi garda terdepan pemeliharaan keamanan dan ketertiban,” katanya di kesempatan sama.(Baca juga: Komnas HAM Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber )
Sudding mengaku pernah berbicara pada rapat sebelumnya bahwa sedapat mungkin anggaran di kepolisian ini disesuaikan dengan kebutuhan dan jangan didasarkan kebutuhan para vendor atau keinginan para pengusaha. Karena, banyak barang yang ada di institusi kepolisian banyak yang tidak digunakan.
(Baca juga: Megawati Harap BMKG Update Peta Rawan dan Mitigasi )
Senada, anggota Komisi III DPR Sarifuddin Sudding menuturkan, sejak dia masuk ke DPR tahun 2009 yang kala itu anggaran Polri hanya Rp 40 triliun. Kemudian terus bertambah hingga akhirnya 11 tahun berlalu kini anggaran Polri sudah melebihi Rp100 triliun.
Menurut dia, penambahan tersebut terjadi karena karena Komisi III DPR memberikan dukungan, meskipun sempat menimbulkan kecemburuan dari institusi lain seperti TNI yang hanya Rp130 triliun dengan tiga matranya.
“Kita berasumsi karena ini kebutuhan, polisi garda terdepan pemeliharaan keamanan dan ketertiban,” katanya di kesempatan sama.(Baca juga: Komnas HAM Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber )
Sudding mengaku pernah berbicara pada rapat sebelumnya bahwa sedapat mungkin anggaran di kepolisian ini disesuaikan dengan kebutuhan dan jangan didasarkan kebutuhan para vendor atau keinginan para pengusaha. Karena, banyak barang yang ada di institusi kepolisian banyak yang tidak digunakan.
Lihat Juga :