Aktivis Nilai Kritik Anies ke Prabowo-Gibran Cenderung Emosional dan Tak Subtantif
Senin, 03 November 2025 - 08:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 14 Perwira TNI Dimutasi ke Unhan Akhir September 2025, Berikut Nama-namanya
Sandri menjelaskan upaya pemerintah untuk penciptaan lapangan kerja melalui program magang dan padat karya berhasil menekan turun angka pengangguran. ”Sangat efektif kok buktinya berdasarkan BPS dibandingkan Agustus 2024, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2025 berkurang sebesar 0,15%. TPT tercatat mengalami penurunan hingga menjadi 4,76% per Februari 2025.
Program untuk peningkatan keterampilan pekerja melalui pelatihan dan bantuan modal usaha (misalnya Program Tenaga Kerja Mandiri), serta dukungan finansial bagi pencari kerja seperti Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Selain itu, ada juga program pemerintah daerah seperti job fair virtual dan aplikasi informasi ketenagakerjaan untuk menghubungkan pencari kerja dengan lowongan kerja yang tersedia. Sandri berharap agar kritikan kritikan ke pemerintah harus subtantif berdasarkan data bukan sebatas retorika belaka.
"Kita Semua memiliki tugas yang sama seperti pak anies yakni mengontrol dan mengkritik jalan pemerintahan Prabowo-Gibran tapi harus berdasarkan data, realitas, fakta bukan sebatas retorika belaka". Pungkasnya
Seperti diketahui, Anies menyebut pemerintahan Prabowo Subianto semakin jauh dari prinsip integritas dan meritokrasi. Menurut Anies praktik transaksional dalam birokrasi dan politik telah membuat jabatan publik tidak lagi ditentukan oleh kompetensi tetapi oleh koneksi dan kedekatan politik.
Sandri menjelaskan upaya pemerintah untuk penciptaan lapangan kerja melalui program magang dan padat karya berhasil menekan turun angka pengangguran. ”Sangat efektif kok buktinya berdasarkan BPS dibandingkan Agustus 2024, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2025 berkurang sebesar 0,15%. TPT tercatat mengalami penurunan hingga menjadi 4,76% per Februari 2025.
Program untuk peningkatan keterampilan pekerja melalui pelatihan dan bantuan modal usaha (misalnya Program Tenaga Kerja Mandiri), serta dukungan finansial bagi pencari kerja seperti Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Selain itu, ada juga program pemerintah daerah seperti job fair virtual dan aplikasi informasi ketenagakerjaan untuk menghubungkan pencari kerja dengan lowongan kerja yang tersedia. Sandri berharap agar kritikan kritikan ke pemerintah harus subtantif berdasarkan data bukan sebatas retorika belaka.
"Kita Semua memiliki tugas yang sama seperti pak anies yakni mengontrol dan mengkritik jalan pemerintahan Prabowo-Gibran tapi harus berdasarkan data, realitas, fakta bukan sebatas retorika belaka". Pungkasnya
Seperti diketahui, Anies menyebut pemerintahan Prabowo Subianto semakin jauh dari prinsip integritas dan meritokrasi. Menurut Anies praktik transaksional dalam birokrasi dan politik telah membuat jabatan publik tidak lagi ditentukan oleh kompetensi tetapi oleh koneksi dan kedekatan politik.
Lihat Juga :