Pengukuhan Advokat KNAI Bandung, Ciptakan Organisasi Berkualitas dan Modern
Sabtu, 01 November 2025 - 07:25 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, penurunan kualitas dunia advokat saat ini dikarenakan jumlah pertumbuhan organisasi advokat yang besar, namun tidak memiliki standardisasi dalam perekrutan advokat .
“Itu karena OA di Indonesia bertumbuh terlalu banyak , tapi tanpa standardisasi dalam merekrut anggota , bahkan cenderung ugal-ugalan ya jadinya banyak orang yang jadi advokat, tapi tidak memiliki mentalitas dan kualitas maksimal,” ungkapnya.
Santo mengatakan, KNAI juga membuat program pendampingan dan bimbingan pascaadvokat yang mana setelah seseorang diangkat sebagai advokat, dia tetap dibimbing secara maksimal .
“Ketum sudah bikin program pendampingan dan bimbingan pascaadvokat yang mana setelah diangkat, advokat akan dibimbing dan diberdayakan secara maksimal. Kami tidak mau rekrutmen advokat hanya sebatas ajang jualan PKPA yang hanya memperkaya segelintir orang dan setelah seseorang diangkat jadi advokat malah dibiarkan begitu saja, mohon maaf , ilmunya nanggung , pengalaman minim , dan klien nggak ada. Jadinya BAS yang didapat cuma jadi pajangan,” ujar Santo.
“Itu karena OA di Indonesia bertumbuh terlalu banyak , tapi tanpa standardisasi dalam merekrut anggota , bahkan cenderung ugal-ugalan ya jadinya banyak orang yang jadi advokat, tapi tidak memiliki mentalitas dan kualitas maksimal,” ungkapnya.
Santo mengatakan, KNAI juga membuat program pendampingan dan bimbingan pascaadvokat yang mana setelah seseorang diangkat sebagai advokat, dia tetap dibimbing secara maksimal .
“Ketum sudah bikin program pendampingan dan bimbingan pascaadvokat yang mana setelah diangkat, advokat akan dibimbing dan diberdayakan secara maksimal. Kami tidak mau rekrutmen advokat hanya sebatas ajang jualan PKPA yang hanya memperkaya segelintir orang dan setelah seseorang diangkat jadi advokat malah dibiarkan begitu saja, mohon maaf , ilmunya nanggung , pengalaman minim , dan klien nggak ada. Jadinya BAS yang didapat cuma jadi pajangan,” ujar Santo.
(jon)
Lihat Juga :