Majukan Kepentingan Indonesia dalam APEC 2025
Jum'at, 31 Oktober 2025 - 11:41 WIB
loading...
A
A
A
CEO yang juga Co-Founder ISDS, Dwi Sasongko mengungkapkan lomba IG Reels ini meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya APEC 2025 dan peran Indonesia di dalamnya. Selain itu, lomba ini mendorong partisipasi publik dalam menyampaikan pesan dan harapan melalui media kreatif digital.
Ekspresi dan aspirasi para peserta yang hampir seluruhnya berasal dari Gen Z berharap agar hubungan kerja sama strategis Indonesia dan Korea lebih ditingkatkan. Menurut Dwi, para peserta mengusulkan agar Indonesia lebih bisa memanfaatkan APEC itu untuk kepentingan nasional.
Para pemenang dengan artikulatif menyoroti keunggulan Korea yang bisa diadopsi Indonesia. Misalnya, Korea tetap mengunggulkan budayanya, sambil terus mengembangkan teknologi. Hal ini tentu bisa menjadi ajang kerja sama antara Indonesia yang kaya budaya dengan Korea yang padat teknologi. Ada juga yang berharap agar kerja sama bisa lebih dari drama korea yang diterima massif di Indonesia, tetapi juga kerja sama untuk pengembangan teknologi dan ekonomi kreatif.
“APEC tidak saja menjadi sebuah acara tingkat tinggi yang ekslusif tetapi juga disadari manfaatnya di tingkat akar rumput,” kata Dwi.
Apalagi, sejalan dengan semangat inovasi, konektivitas, dan keberlanjutan sebagaimana diangkat dalam tema APEC 2025: “Building a Sustainable Future: Connected, Innovative, Prosperous.‘’Melalui platform media sosial, peserta diajak mengekspresikan pandangan, ide, dan harapan terhadap masa depan kawasan Asia Pasifik dengan gaya yang kreatif, inspiratif, dan mudah dipahami publik luas,’’ ungkap Dwi.
Ekspresi dan aspirasi para peserta yang hampir seluruhnya berasal dari Gen Z berharap agar hubungan kerja sama strategis Indonesia dan Korea lebih ditingkatkan. Menurut Dwi, para peserta mengusulkan agar Indonesia lebih bisa memanfaatkan APEC itu untuk kepentingan nasional.
Para pemenang dengan artikulatif menyoroti keunggulan Korea yang bisa diadopsi Indonesia. Misalnya, Korea tetap mengunggulkan budayanya, sambil terus mengembangkan teknologi. Hal ini tentu bisa menjadi ajang kerja sama antara Indonesia yang kaya budaya dengan Korea yang padat teknologi. Ada juga yang berharap agar kerja sama bisa lebih dari drama korea yang diterima massif di Indonesia, tetapi juga kerja sama untuk pengembangan teknologi dan ekonomi kreatif.
“APEC tidak saja menjadi sebuah acara tingkat tinggi yang ekslusif tetapi juga disadari manfaatnya di tingkat akar rumput,” kata Dwi.
Apalagi, sejalan dengan semangat inovasi, konektivitas, dan keberlanjutan sebagaimana diangkat dalam tema APEC 2025: “Building a Sustainable Future: Connected, Innovative, Prosperous.‘’Melalui platform media sosial, peserta diajak mengekspresikan pandangan, ide, dan harapan terhadap masa depan kawasan Asia Pasifik dengan gaya yang kreatif, inspiratif, dan mudah dipahami publik luas,’’ ungkap Dwi.
(shf)
Lihat Juga :