Ketum PPP Mardiono Serukan Pentingnya Peran Generasi Muda Membangun Bangsa
Selasa, 28 Oktober 2025 - 22:50 WIB
loading...
Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono menyerukan pentingnya peran generasi muda dalam membangun bangsa dan mewujudkan cita-cita kedaulatan pangan nasional. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menyerukan pentingnya peran generasi muda dalam membangun bangsa dan mewujudkan cita-cita kedaulatan pangan nasional. Hal tersebut dikatakannya dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025.
Menurut Mardiono yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, semangat Sumpah Pemuda bukan hanya tentang persatuan dalam keberagaman, tetapi juga tekad kolektif untuk berkontribusi nyata terhadap kemajuan bangsa di berbagai bidang, termasuk pertanian dan ketahanan pangan.
Baca juga: Menkum Akui Kepengurusan Ketum PPP Mardiono
“Pemuda hari ini adalah penggerak perubahan dan pembawa harapan. Dalam konteks pembangunan nasional, khususnya di bidang pangan, mereka memiliki peran strategis untuk menghadirkan inovasi dan produktivitas baru di sektor pertanian. Kita membutuhkan lebih banyak petani milenial yang mampu mengintegrasikan teknologi, kreativitas, dan semangat wirausaha untuk membangun masa depan pangan yang berdaulat,” ujar Mardiono, Selasa (28/10/2025).
Dia menekankan transformasi sektor pertanian Indonesia tidak dapat dilepaskan dari peran aktif generasi muda. Dengan meningkatnya tantangan global seperti perubahan iklim, krisis pangan dunia, dan disrupsi rantai pasok, keterlibatan pemuda menjadi kunci untuk memastikan ketahanan pangan berkelanjutan.
“Kita tidak bisa lagi bergantung pada cara-cara lama. Pemuda harus hadir sebagai pelaku utama yang memanfaatkan inovasi digital, pertanian presisi, dan sistem pertanian sirkular. Ini bukan sekadar pekerjaan, tetapi panggilan untuk menjaga keberlangsungan bangsa,” kata Mardiono.
Dia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan organisasi kepemudaan dalam mencetak generasi muda yang tangguh dan berdaya saing di sektor pangan. Kolaborasi lintas sektor akan mempercepat lahirnya ekosistem pangan nasional yang kuat dan inklusif.
Mardiono mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk meneladani semangat para pendahulu yang mengikrarkan Sumpah Pemuda dengan tekad membangun negeri.
“Mari kita jadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai inspirasi untuk bersatu membangun kemandirian bangsa. Pemuda adalah energi perubahan. Dari ladang hingga laboratorium, desa, hingga kota. Mereka adalah penggerak Indonesia menuju kedaulatan pangan dan kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Menurut Mardiono yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, semangat Sumpah Pemuda bukan hanya tentang persatuan dalam keberagaman, tetapi juga tekad kolektif untuk berkontribusi nyata terhadap kemajuan bangsa di berbagai bidang, termasuk pertanian dan ketahanan pangan.
Baca juga: Menkum Akui Kepengurusan Ketum PPP Mardiono
“Pemuda hari ini adalah penggerak perubahan dan pembawa harapan. Dalam konteks pembangunan nasional, khususnya di bidang pangan, mereka memiliki peran strategis untuk menghadirkan inovasi dan produktivitas baru di sektor pertanian. Kita membutuhkan lebih banyak petani milenial yang mampu mengintegrasikan teknologi, kreativitas, dan semangat wirausaha untuk membangun masa depan pangan yang berdaulat,” ujar Mardiono, Selasa (28/10/2025).
Dia menekankan transformasi sektor pertanian Indonesia tidak dapat dilepaskan dari peran aktif generasi muda. Dengan meningkatnya tantangan global seperti perubahan iklim, krisis pangan dunia, dan disrupsi rantai pasok, keterlibatan pemuda menjadi kunci untuk memastikan ketahanan pangan berkelanjutan.
“Kita tidak bisa lagi bergantung pada cara-cara lama. Pemuda harus hadir sebagai pelaku utama yang memanfaatkan inovasi digital, pertanian presisi, dan sistem pertanian sirkular. Ini bukan sekadar pekerjaan, tetapi panggilan untuk menjaga keberlangsungan bangsa,” kata Mardiono.
Dia juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan organisasi kepemudaan dalam mencetak generasi muda yang tangguh dan berdaya saing di sektor pangan. Kolaborasi lintas sektor akan mempercepat lahirnya ekosistem pangan nasional yang kuat dan inklusif.
Mardiono mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk meneladani semangat para pendahulu yang mengikrarkan Sumpah Pemuda dengan tekad membangun negeri.
“Mari kita jadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai inspirasi untuk bersatu membangun kemandirian bangsa. Pemuda adalah energi perubahan. Dari ladang hingga laboratorium, desa, hingga kota. Mereka adalah penggerak Indonesia menuju kedaulatan pangan dan kesejahteraan bersama,” ujarnya.
(jon)
Lihat Juga :