Fahri Hamzah Bandingkan Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber dengan Wiranto

Senin, 14 September 2020 - 10:24 WIB
loading...
Fahri Hamzah Bandingkan...
Politikus Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah. Foto/Instagram Fahri Hamzah
A A A
JAKARTA - Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta kepolisian mengusut tuntas kasus penusukan penceramah Syekh Ali Jaber yang terjadi di Lampung, Minggu 13 September 2020.

Menurut Fahri, perlu diungkap secara tuntas motif pelaku menusuk Syekh Ali Jaber. "Sangat memprihatinkan bahwa seorang ulama seperti Syaikh Ali Jaber yang menyampaikan pesan damai dan persatuan akhirnya menjadi korban. Pelaku harus diperiksa tuntas (termasuk oleh psikolog), jika ada dalang maka pun harus menerima akibat dari perbuatannya yang jahat ini," tutur Fahri melalui akun Twitternya, @Fahrihamzah, Senin (14/9/2020).(Baca juga: Penusukan Syekh Ali Jaber, MUI Minta Aparat Jamin Keamanan Para Dai )

Dia menegaskan pengungkapan motif pelaku sangat penting. Fahri lalu membandingkannya dengan analisa mengenai motif pelaku pada kasus penusukan Wiranto saat menjabat Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan di Banten beberapa waktu lalu.

"Penting bagi kita untuk memeriksa motif pelaku. Jika pejabat diserang dalam kasus Pak Wiranto, mudah kita bikin plot bahwa pelaku ini 'simpatisan kaum radikal, dll'. Tapi bagaimana dengan Syaikh Ali Jaber? Apakah motif pelaku? Bisakah kita mendengar wawancara terbuka?" kata mantan politikus Partai Keadilan Sejahtera yang kini menjadi pimpinan Partai Gelora Indonesia ini. (Baca juga: Syekh Ali Jaber Ditusuk, Pengamanan Terhadap Ulama Harus Diperketat)

Fahri mengatakan, banyak ulama yang punya pengikut banyak. Termasuk Syaikh ali Jaber yang membina para hafiz Quran dan pengajian di seluruh Indonesia. "Serangan fisik kepada beliau adalah peristiwa yang rawan dengan reaksi balasan. Maka harus ada kejelasan dan pejelasan luas," tandasnya.

Fahri meminta kepada pihak keamanan secara keseluruhan agar menjadikan kasus ini sebagai pelajaran. Dia juga mendoakan para ulama dan pembimbing ummat dan bangsa khususnya Syaikh Ali Jaber diberikan kesabaran dan ketabahan.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fahri Hamzah Minta Elite...
Fahri Hamzah Minta Elite Nasional Jangan Terus Kembangkan Narasi Perpecahan
Fahri Hamzah Kritik...
Fahri Hamzah Kritik Saiful Mujani: Dunia Lagi Memerlukan Kita untuk Kompak Bersatu
Hashim Djojohadikusumo:...
Hashim Djojohadikusumo: Maruarar Sirait Menteri Perumahan, Fahri Hamzah Wamen
Bahlil: Fahri Hamzah...
Bahlil: Fahri Hamzah Rencananya Mau Masuk Partai Golkar
Fahri Hamzah Ikut Rombongan...
Fahri Hamzah Ikut Rombongan Jokowi Kunjungan ke NTB
Kabar Duka, Ibunda Fahri...
Kabar Duka, Ibunda Fahri Hamzah Meninggal Dunia
Fahri Hamzah : Prabowo...
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
Program 3 Juta Rumah...
Program 3 Juta Rumah Gagal Terwujud Tahun Ini, Fahri Hamzah Minta Maaf
Fahri Hamzah Kritik...
Fahri Hamzah Kritik Keras BP Tapera: Kebanyakan Bohongin Pak Menteri
Rekomendasi
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
Kartu Merah Piala Dunia...
Kartu Merah Piala Dunia 2026 Lampaui Edisi 2018 dan 2022
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Berita Terkini
Keluar dari RS Polri,...
Keluar dari RS Polri, Roy Suryo Kepalkan Tangan, dr tifa Dipegang 2 Polisi
135.872 Jemaah Haji...
135.872 Jemaah Haji dan Petugas Telah Kembali ke Tanah Air
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved