Riset IDSIGHT: Purbaya Terfavorit, Bahlil Paling Tidak Disukai
Kamis, 23 Oktober 2025 - 18:52 WIB
loading...
A
A
A
“Kritik Purbaya soal cukai rokok hingga kegeraman soal lambatnya pembangunan kilang Pertamina menuai dukungan luas publik,” lanjut Johan. Purbaya juga menjanjikan pertumbuhan ekonomi 6-8% dan ajakan kepada generasi Z untuk “sama-sama menjadi kaya bersama,” katanya.
Pada peringkat kedua dengan kinerja terbaik, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mendapat penilaian positif 72,3%. “Apresiasi terhadap Amran berkat keberhasilannya mendongkrak produksi pangan dan tekad mewujudkan swasembada,” papar Johan.
Sepanjang Januari-Oktober 2025 produksi beras nasional menembus 33,1 juta ton dan Amran optimis bisa mempercepat target swasembada dalam tahun ini. Pada pidatonya di sidang Majelis Umum PBB, Prabowo menyatakan tekad Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.
Berikutnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menduduki peringkat tiga besar dengan penilaian positf 60,2%. “Lekat dengan isu kerukunan beragama, Nasaruddin juga bergerak cepat terkait robohnya pesantren Al-Khoziny dengan menekankan perlunya standar bangunan,” ujar Johan.
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono tercatat mendapat penilaian positif cukup tinggi sebesar 58,7%. “AHY digadang-gadang publik menjadi pemimpin masa depan, sebagai wakil presiden atau bahkan calon presiden,” tandas Johan.
Di lingkaran istana, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dinilai positif sebesar 57,4%. “Prasetyo banyak tampil menjelaskan kebijakan Presiden, setelah krisis komunikasi dan gelombang demonstrasi sepanjang tahun, puncaknya rusuh akhir Agustus,” jelas Johan.
Menguatnya citra militer dan pesatnya belanja alutsista memberikan penilaian positif terhadap Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (53,8%). “Dikombinasi kembalinya Indonesia ke panggung internasional, makin menaikkan penilaian positif bagi pemerintahan Prabowo,” kata Johan.
Untuk pertama kalinya setelah 10 tahun absen, Prabowo menyampaikan pidato di markas PBB, New York. “Indonesia menegaskan dukungan terhadap solusi dua negara (two state solution) untuk mendorong perdamaian Palestina dan Israel,” lanjut Johan.
Lalu ada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti yang juga Sekretaris PP Muhammadiyah (56,8%) dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (52,5%). “Sekolah Rakyat yang merupakan gagasan Prabowo berhasil direalisasikan dalam waktu singkat,” imbuhnya.
Terobosan Purbaya dalam jangka pendek berupa paket stimulus ekonomi untuk mengejar pertumbuhan 5,2% hingga akhir 2025. Stimulus yang menyasar gig economy dan magang dengan upah minimum diumumkan bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (51,3%).
Pada peringkat kedua dengan kinerja terbaik, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mendapat penilaian positif 72,3%. “Apresiasi terhadap Amran berkat keberhasilannya mendongkrak produksi pangan dan tekad mewujudkan swasembada,” papar Johan.
Sepanjang Januari-Oktober 2025 produksi beras nasional menembus 33,1 juta ton dan Amran optimis bisa mempercepat target swasembada dalam tahun ini. Pada pidatonya di sidang Majelis Umum PBB, Prabowo menyatakan tekad Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.
Berikutnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menduduki peringkat tiga besar dengan penilaian positf 60,2%. “Lekat dengan isu kerukunan beragama, Nasaruddin juga bergerak cepat terkait robohnya pesantren Al-Khoziny dengan menekankan perlunya standar bangunan,” ujar Johan.
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono tercatat mendapat penilaian positif cukup tinggi sebesar 58,7%. “AHY digadang-gadang publik menjadi pemimpin masa depan, sebagai wakil presiden atau bahkan calon presiden,” tandas Johan.
Di lingkaran istana, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dinilai positif sebesar 57,4%. “Prasetyo banyak tampil menjelaskan kebijakan Presiden, setelah krisis komunikasi dan gelombang demonstrasi sepanjang tahun, puncaknya rusuh akhir Agustus,” jelas Johan.
Menguatnya citra militer dan pesatnya belanja alutsista memberikan penilaian positif terhadap Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (53,8%). “Dikombinasi kembalinya Indonesia ke panggung internasional, makin menaikkan penilaian positif bagi pemerintahan Prabowo,” kata Johan.
Untuk pertama kalinya setelah 10 tahun absen, Prabowo menyampaikan pidato di markas PBB, New York. “Indonesia menegaskan dukungan terhadap solusi dua negara (two state solution) untuk mendorong perdamaian Palestina dan Israel,” lanjut Johan.
Lalu ada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti yang juga Sekretaris PP Muhammadiyah (56,8%) dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (52,5%). “Sekolah Rakyat yang merupakan gagasan Prabowo berhasil direalisasikan dalam waktu singkat,” imbuhnya.
Terobosan Purbaya dalam jangka pendek berupa paket stimulus ekonomi untuk mengejar pertumbuhan 5,2% hingga akhir 2025. Stimulus yang menyasar gig economy dan magang dengan upah minimum diumumkan bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (51,3%).
Lihat Juga :