Dari Santri untuk Negeri: Nasionalisme dalam Iman dan Ilmu

Rabu, 22 Oktober 2025 - 15:52 WIB
loading...
A A A
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia.”

Ayat ini menjadi dasar keseimbangan hidup seorang santri: beribadah kepada Allah sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Iman tidak boleh membuat seseorang pasif terhadap urusan dunia. Justru imanlah yang mendorong seorang santri untuk berkarya, berinovasi, dan berbuat baik.

Santri masa kini dituntut untuk mampu menjembatani nilai-nilai Islam dengan realitas zaman. Mereka harus paham teknologi, aktif di media sosial, berjiwa kreatif, dan memiliki visi kebangsaan. Dakwah tidak lagi hanya di mimbar, tetapi juga di dunia digital. Santri harus mampu mengisi ruang publik dengan konten yang menebarkan nilai-nilai kebaikan, toleransi, dan kebangsaan.

Menjadi santri kreatif bukan berarti meninggalkan tradisi, melainkan mengemas nilai-nilai pesantren agar relevan dengan generasi muda. Santri yang melek digital bisa menciptakan karya video dakwah, aplikasi Islami, produk kreatif berbasis budaya lokal, hingga gerakan sosial yang memberi dampak positif bagi masyarakat.

Nasionalisme santri adalah nasionalisme yang lembut, bijak, dan berakar pada iman. Ia tidak lahir dari kebanggaan semu, tetapi dari rasa syukur atas nikmat kemerdekaan dan tanggung jawab untuk menjaganya.

Hari ini, menjadi santri berarti menjadi agen perubahan. Santri bukan hanya berdoa untuk negeri, tetapi juga bekerja untuk kemajuan negeri. Dengan ilmu, iman, dan integritas, santri membuktikan bahwa mencintai Indonesia adalah bentuk ibadah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pancasila yang Kita...
Pancasila yang Kita Peringati, Pancasila yang Kita Khianati
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Sulhu dan Islah: Sebuah...
Sulhu dan Islah: Sebuah Refleksi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Tangis Celine Evangelista...
Tangis Celine Evangelista saat Antar Jemima Guri ke Pesantren
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Rekomendasi
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
Pesan Menyentuh dan...
Pesan Menyentuh dan Akhir Perjalanan Jordan Henderson di Piala Dunia 2026
Bongkar: Tidur Sambil...
Bongkar: Tidur Sambil Duduk? Dandy Panjawi Bongkar Kebiasaan Unik yang Bikin Azia Riza Melongo!
Berita Terkini
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp60 M dari Kafe di Cipete
Antisipasi Badai PHK...
Antisipasi Badai PHK Massal, Legislator PDIP Desak Pembinaan Keterampilan bagi Buruh Terdampak
Dugaan Korupsi Batu...
Dugaan Korupsi Batu Bara hingga Asabri, Polisi Geledah 8 Lokasi Termasuk Rumah Pejabat Negara
Eks Hakim Agung Ad Hoc...
Eks Hakim Agung Ad Hoc Sebut Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Kejahatan Luar Biasa: Berbuntut Persoalan Negara
Polisi Temukan Uang...
Polisi Temukan Uang Fantastis Dolar AS dan Singapura dalam Brankas Saat Geledah Kafe di Cipete
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved