Kedaulatan di Era Algoritme: Setahun Politik Luar Negeri Prabowo

Rabu, 22 Oktober 2025 - 05:49 WIB
loading...
Kedaulatan di Era Algoritme:...
Eko Ernada, Dosen Hubungan Internasional Universitas Jember. Foto/Dok.SindoNews
A A A
Eko Ernada
Dosen Hubungan Internasional Universitas Jember

SETAHUN sudah Presiden Prabowo Subianto menakhodai politik luar negeri Indonesia. Dalam waktu singkat, ia menampilkan gaya diplomasi yang gesit dan simbolik: berkunjung ke Beijing, Riyadh, New Delhi, hingga Moskow. Ia membawa pesan baru—Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berani bersuara dalam percaturan global.

Masuknya Indonesia ke BRICS menjadi simbol ambisi itu: upaya menghidupkan kembali semangat Bandung 1955 di tengah dunia yang kini multipolar dan digital. Dalam berbagai forum internasional, Prabowo menekankan pentingnya kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, dan pertahanan nasional.

Pidatonya di Sidang Umum PBB tentang Palestina mempertegas posisi moral Indonesia: menentang kekerasan dan menegaskan hak rakyat Palestina atas kemerdekaan. Ketika Donald Trump menyapanya di KTT Perdamaian Gaza sebagai “a tough man with vision,” dunia melihat citra pemimpin kuat yang ingin menegaskan eksistensi Indonesia dalam politik global.

Namun di balik narasi kedaulatan itu, tersimpan ketegangan filosofis antara dua paradigma besar: realisme dan konstruktivisme. Dengan latar militer, Prabowo cenderung memandang dunia melalui kacamata realisme klasik—anarki internasional yang menuntut kekuatan sebagai jaminan eksistensi. Dalam pandangan ini, kedaulatan identik dengan survival: kemampuan bertahan di dunia yang keras dan penuh ancaman.

Tetapi politik luar negeri Indonesia sejak lama dibentuk juga oleh lapisan lain—konstruktivisme moral Sukarnois—yang melihat diplomasi sebagai perjuangan kemanusiaan. Sukarno memandang tatanan internasional bukan sekadar arena perebutan kekuasaan, melainkan panggung untuk memperjuangkan keadilan global. Dari sini lahir Konferensi Asia-Afrika 1955 dan Gerakan Non-Blok. Dalam tradisi ini, kedaulatan bukan sekadar batas teritorial, tetapi keberanian berpikir dan bertindak bebas di tengah tekanan kekuatan besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Rekomendasi
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
Berita Terkini
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved