Legislator PDIP: Ongkos Haji Akan Disisir Supaya Bisa Lebih Murah
Senin, 20 Oktober 2025 - 23:50 WIB
loading...
A
A
A
Begitupula biaya pemberangkatan haji akan menjadi pembahasan serius dalam Panja Haji. Sebab, komponen ini memakan lebih dari 50 persen dari Bipih. “Kami ingin tidak ada kenaikan dalam komponen ini,” harap dia.
Dengan berbagai langkah ini, Selly berkeyakinan, Bipih 2026 akan turun dibanding tahun sebelumnya. Hal ini sejalan amanat Presiden Prabowo Subianto agar Bipih lebih terjangkau.
“Tapi hitungan pasti turunnya berapa, masih menunggu Panja Haji tuntas,” kata dia.
Diketahui, Bipih tahun 2025 adalah Rp89.410.258,79 per jamaah. Rinciannya, dibayar langsung oleh jamaah sebesar Rp55.431.750,78, dan sisanya ditanggung dari nilai manfaat dana haji sebesar Rp33.978.508,01.
Anggota Komisi VIII DPR Ketut Kariyasa Adnyana menambahkan, dengan rata-rata tunggu selama 25 sampai 29 tahun, dengan setoran awal Rp25 juta dan nilai Bipih sebesar Rp90 juta, seharusnya jemaah haji tidak perlu bayar lagi saat berangkat ke Tanah Suci. “Asalkan dana hajinya diinvestasikan dengan baik dan benar,” pungkasnya.
Dengan berbagai langkah ini, Selly berkeyakinan, Bipih 2026 akan turun dibanding tahun sebelumnya. Hal ini sejalan amanat Presiden Prabowo Subianto agar Bipih lebih terjangkau.
“Tapi hitungan pasti turunnya berapa, masih menunggu Panja Haji tuntas,” kata dia.
Diketahui, Bipih tahun 2025 adalah Rp89.410.258,79 per jamaah. Rinciannya, dibayar langsung oleh jamaah sebesar Rp55.431.750,78, dan sisanya ditanggung dari nilai manfaat dana haji sebesar Rp33.978.508,01.
Anggota Komisi VIII DPR Ketut Kariyasa Adnyana menambahkan, dengan rata-rata tunggu selama 25 sampai 29 tahun, dengan setoran awal Rp25 juta dan nilai Bipih sebesar Rp90 juta, seharusnya jemaah haji tidak perlu bayar lagi saat berangkat ke Tanah Suci. “Asalkan dana hajinya diinvestasikan dengan baik dan benar,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :