Singgung Maju Mundur Komite Reformasi Polri, Gatot Nurmantyo Bicara Mafia
Minggu, 19 Oktober 2025 - 21:41 WIB
loading...
A
A
A
Gatot menilai ironis pembentukan Komite Reformasi Polri bentukan Presiden Prabowo terus ditunda. “Semoga tidak kelupaan, apalagi masuk angin,” ungkap Ketua Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini.
Menurut Gatot, pembentukan Komite Reformasi Polri sangat mendesak. Dia pun memberikan dua contoh kasus, Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa Putra.
Dia mengingatkan Sambo seorang petinggi Polri yang secara sistematis membunuh ADC atau ajudannya di rumah. Menurut Gatot, motif Sambo membunuh Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J belum terungkap hingga saat ini.
Dalam kasus tersebut, Sambo berkonspirasi dengan banyak jajarannya, termasuk dengan keluarganya untuk melakukan Obstruction Of Justice.
Sedangkan contoh kasus yang kedua, Teddy Minahasa memerintahkan menyisihkan barang bukti (barbuk) narkoba. Barang bukti diganti zat lain.
Teddy menggunakan jajarannya untuk mengedarkan barbuk hingga bekerja sama dengan pihak lain untuk mengedarkan narkoba tersebut. “Ini kurang jahat apa dua contoh ini? Ini sebenarnya yang menjadi puncak, yang menjadi sorotan masyarakat,” jelasnya.
Menurut Gatot, pembentukan Komite Reformasi Polri sangat mendesak. Dia pun memberikan dua contoh kasus, Ferdy Sambo dan Teddy Minahasa Putra.
Dia mengingatkan Sambo seorang petinggi Polri yang secara sistematis membunuh ADC atau ajudannya di rumah. Menurut Gatot, motif Sambo membunuh Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J belum terungkap hingga saat ini.
Dalam kasus tersebut, Sambo berkonspirasi dengan banyak jajarannya, termasuk dengan keluarganya untuk melakukan Obstruction Of Justice.
Sedangkan contoh kasus yang kedua, Teddy Minahasa memerintahkan menyisihkan barang bukti (barbuk) narkoba. Barang bukti diganti zat lain.
Teddy menggunakan jajarannya untuk mengedarkan barbuk hingga bekerja sama dengan pihak lain untuk mengedarkan narkoba tersebut. “Ini kurang jahat apa dua contoh ini? Ini sebenarnya yang menjadi puncak, yang menjadi sorotan masyarakat,” jelasnya.
Lihat Juga :