Setahun Pemerintahan Prabowo, IARMI Dorong Penguatan Pertahanan Semesta dan Pelibatan Sipil
Minggu, 19 Oktober 2025 - 17:47 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, stabilitas politik dan ekonomi nasional yang relatif terjaga selama satu tahun pemerintahan Prabowo juga tidak lepas dari peran pertahanan negara yang solid. Sinergitas antara TNI, Polri, dan intelijen berhasil menciptakan situasi yang kondusif sehingga pembangunan dapat berjalan aman dan produktif.
“Pertahanan yang tangguh jadi jaminan bagi stabilitas politik dan ekonomi. Ketika unsur keamanan bersinergi dengan baik, rakyat bisa beraktivitas dengan tenang dan pembangunan terus bergerak,” tuturnya.
Dia pun mengapresiasi langkah pemerintah membentuk Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dinilainya sebagai terobosan penting dalam menata kebijakan pertahanan lintas lembaga. Dia berpendapat, kehadiran DPN menjadi simbol keseriusan Presiden Prabowo dalam membangun arsitektur pertahanan nasional yang terencana dan terpadu.
Baca juga: Setahun Pemerintahan Prabowo, Muncul Rekomendasi Akhiri Kabinet Tambun
Namun, ia berharap ke depan pelibatan unsur masyarakat sipil dalam Dewan tersebut perlu diperkuat agar konsep pertahanan semesta benar-benar inklusif dan berakar dari rakyat. “Keterlibatan elemen sipil penting agar kebijakan pertahanan tidak eksklusif militeristik, tapi juga merepresentasikan kekuatan sosial dan kultural bangsa,” imbuhnya.
Dalam konteks pembangunan nasional, dia melihat langkah pemerintah membentuk 100 Batalyon Teritorial Pembangunan dan 20 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan sebagai inovasi besar dalam menghubungkan fungsi pertahanan dengan agenda pembangunan daerah.
“Pertahanan yang tangguh jadi jaminan bagi stabilitas politik dan ekonomi. Ketika unsur keamanan bersinergi dengan baik, rakyat bisa beraktivitas dengan tenang dan pembangunan terus bergerak,” tuturnya.
Dia pun mengapresiasi langkah pemerintah membentuk Dewan Pertahanan Nasional (DPN) yang dinilainya sebagai terobosan penting dalam menata kebijakan pertahanan lintas lembaga. Dia berpendapat, kehadiran DPN menjadi simbol keseriusan Presiden Prabowo dalam membangun arsitektur pertahanan nasional yang terencana dan terpadu.
Baca juga: Setahun Pemerintahan Prabowo, Muncul Rekomendasi Akhiri Kabinet Tambun
Namun, ia berharap ke depan pelibatan unsur masyarakat sipil dalam Dewan tersebut perlu diperkuat agar konsep pertahanan semesta benar-benar inklusif dan berakar dari rakyat. “Keterlibatan elemen sipil penting agar kebijakan pertahanan tidak eksklusif militeristik, tapi juga merepresentasikan kekuatan sosial dan kultural bangsa,” imbuhnya.
Dalam konteks pembangunan nasional, dia melihat langkah pemerintah membentuk 100 Batalyon Teritorial Pembangunan dan 20 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan sebagai inovasi besar dalam menghubungkan fungsi pertahanan dengan agenda pembangunan daerah.
Lihat Juga :