Setahun Pemerintahan Prabowo, IARMI Dorong Penguatan Pertahanan Semesta dan Pelibatan Sipil
Minggu, 19 Oktober 2025 - 17:47 WIB
loading...
A
A
A
“Ini langkah luar biasa. Prajurit kini bukan hanya menjaga wilayah, tapi juga terlibat langsung mendukung pembangunan di daerah perbatasan, wilayah tertinggal, dan pulau-pulau terluar. Peran bidang pertahanan jadi dapat berdampak langsung bagi rakyat,” ungkapnya.
Menurut dia, langkah modernisasi alutsista dan penguatan industri pertahanan nasional melalui kerja sama teknologi luar negeri adalah strategi yang tepat untuk memperkuat kemandirian bangsa di bidang pertahanan. “Kemandirian industri pertahanan dalam negeri menjadi kunci. Transfer teknologi yang diupayakan pemerintah merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan,” jelasnya.
Selain penguatan alat utama sistem senjata, dia menilai perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan prajurit dan penguatan sistem pertahanan siber menunjukkan bahwa kebijakan pertahanan kini semakin adaptif terhadap tantangan zaman. “Pertahanan hari ini tidak cukup dengan kekuatan senjata. Harus ada perlindungan data, kemandirian teknologi, dan kesadaran bela negara di semua lapisan masyarakat,” ucapnya.
Arwani menjelaskan, IARMI sebagai bagian dari komponen pertahanan bangsa siap bersinergi dengan Kementerian Pertahanan untuk memperkuat pendidikan bela negara dan karakter kebangsaan di kalangan generasi muda. “IARMI berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat Sishankamrata. Semangat pertahanan semesta harus kita hidupkan bersama agar Indonesia semakin kuat, mandiri, dan disegani di dunia,” pungkasnya.
Menurut dia, langkah modernisasi alutsista dan penguatan industri pertahanan nasional melalui kerja sama teknologi luar negeri adalah strategi yang tepat untuk memperkuat kemandirian bangsa di bidang pertahanan. “Kemandirian industri pertahanan dalam negeri menjadi kunci. Transfer teknologi yang diupayakan pemerintah merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan,” jelasnya.
Selain penguatan alat utama sistem senjata, dia menilai perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan prajurit dan penguatan sistem pertahanan siber menunjukkan bahwa kebijakan pertahanan kini semakin adaptif terhadap tantangan zaman. “Pertahanan hari ini tidak cukup dengan kekuatan senjata. Harus ada perlindungan data, kemandirian teknologi, dan kesadaran bela negara di semua lapisan masyarakat,” ucapnya.
Arwani menjelaskan, IARMI sebagai bagian dari komponen pertahanan bangsa siap bersinergi dengan Kementerian Pertahanan untuk memperkuat pendidikan bela negara dan karakter kebangsaan di kalangan generasi muda. “IARMI berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat Sishankamrata. Semangat pertahanan semesta harus kita hidupkan bersama agar Indonesia semakin kuat, mandiri, dan disegani di dunia,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :