Tindak Lanjuti Arahan Prabowo, Cak Imin Pimpin Rapat Bahas Kerawanan Ponpes Roboh
Jum'at, 17 Oktober 2025 - 13:54 WIB
loading...
Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memimpin rapat tingkat menteri sebagai tindak lanjut arahan presiden di kantornya pada Jumat (17/10/2025). Foto/Danandaya
A
A
A
JAKARTA - Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memimpin rapat tingkat menteri sebagai tindak lanjut arahan presiden di kantornya pada Jumat (17/10/2025). Fokus pembicaraan rapat terkait kerawanan terhadap bangunan pondok pesantren (Ponpes).
Dalam rapat tersebut turut hadir, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, dan Mensesneg Prasetyo Hadi.
"Mengantisipasi agar para siswa santri yang sedang belajar di berbagai pesantren di seluruh Indonesia ini mendapatkan kenyamanan, keamanan dan proses pembelajaran tetap berlangsung maka kami melakukan rapat koordinasi hari ini," kata Cak Imin dalam konferensi pers, Jumat (17/10/2025).
Baca juga: Cak Imin Usul Renovasi Ponpes Al Khoziny Dibantu APBN, Ini Kata Purbaya
Pada rapat tersebut, Kementerian PU akan melanjutkan proses audit terhadap bangunan pesantren yang rawan roboh. Kementerian PU juga akan membantu proses perizinan berdiri bangunan di Ponpes.
"Bahkan Menteri PU dan jajaran siap melatih, menambah skill para santri yang usia minimum 18 tahun untuk menjadi tambahan ilmu pengetahuan dan vokasi, pada bukan hanya santri," sambungnya.
Cak imin menyebut bahwa pihaknya akan berkolaborasi dengan Kementerian Agama untuk melakukan penelaahan dan juga menertibkan ponpes sesuai dengan aturan undang-undang.
Selain fokus pada Ponpes, seluruh bangunan keagamaan juga akan dilakukan pemantauan. Bangunan yang akan dipantau meliputi, tempat ibadah, lembaga pelayanan pendidikan, serta yayasan pelayanan publik keagamaan.
"Kegiatan-kegiatan keagamaan yang melibatkan publik dan kerawanan-kerawanan akan fasilitas dan gedung," tuturnya.
Dalam rapat tersebut turut hadir, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, dan Mensesneg Prasetyo Hadi.
"Mengantisipasi agar para siswa santri yang sedang belajar di berbagai pesantren di seluruh Indonesia ini mendapatkan kenyamanan, keamanan dan proses pembelajaran tetap berlangsung maka kami melakukan rapat koordinasi hari ini," kata Cak Imin dalam konferensi pers, Jumat (17/10/2025).
Baca juga: Cak Imin Usul Renovasi Ponpes Al Khoziny Dibantu APBN, Ini Kata Purbaya
Pada rapat tersebut, Kementerian PU akan melanjutkan proses audit terhadap bangunan pesantren yang rawan roboh. Kementerian PU juga akan membantu proses perizinan berdiri bangunan di Ponpes.
"Bahkan Menteri PU dan jajaran siap melatih, menambah skill para santri yang usia minimum 18 tahun untuk menjadi tambahan ilmu pengetahuan dan vokasi, pada bukan hanya santri," sambungnya.
Cak imin menyebut bahwa pihaknya akan berkolaborasi dengan Kementerian Agama untuk melakukan penelaahan dan juga menertibkan ponpes sesuai dengan aturan undang-undang.
Selain fokus pada Ponpes, seluruh bangunan keagamaan juga akan dilakukan pemantauan. Bangunan yang akan dipantau meliputi, tempat ibadah, lembaga pelayanan pendidikan, serta yayasan pelayanan publik keagamaan.
"Kegiatan-kegiatan keagamaan yang melibatkan publik dan kerawanan-kerawanan akan fasilitas dan gedung," tuturnya.
(rca)
Lihat Juga :