Kementerian HAM-BPW Indonesia Perkuat Literasi Hak Asasi Manusia di Kalangan Pelajar
Rabu, 15 Oktober 2025 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sesi pemaparan materi, para narasumber menyoroti pentingnya membangun budaya literasi dan pemahaman HAM di lingkungan sekolah. Sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan tanya jawab bersama pelajar.
”Literasi HAM bukan sekadar teori, tetapi harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Dari hal kecil seperti menghargai perbedaan hingga membela hak sesama,” ujar salah satu narasumber dari Kementerian Hukum dan HAM.
Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam kegiatan ini. Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan mampu, memahami nilai-nilai dasar HAM secara lebih mendalam, menumbuhkan empati dan solidaritas sosial, mengembangkan budaya baca dan kesadaran hukum, serta menjadi agen perubahan yang positif di lingkungan sekolah dan masyarakat
“Kami ingin mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial yang tinggi,” ucapnya.
Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai pelopor gerakan literasi, pelindung nilai-nilai kemanusiaan, serta mitra aktif dalam pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
”Literasi HAM bukan sekadar teori, tetapi harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Dari hal kecil seperti menghargai perbedaan hingga membela hak sesama,” ujar salah satu narasumber dari Kementerian Hukum dan HAM.
Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata kepada pihak-pihak yang berkontribusi dalam kegiatan ini. Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan mampu, memahami nilai-nilai dasar HAM secara lebih mendalam, menumbuhkan empati dan solidaritas sosial, mengembangkan budaya baca dan kesadaran hukum, serta menjadi agen perubahan yang positif di lingkungan sekolah dan masyarakat
“Kami ingin mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial yang tinggi,” ucapnya.
Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai pelopor gerakan literasi, pelindung nilai-nilai kemanusiaan, serta mitra aktif dalam pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
(cip)
Lihat Juga :