Paparkan Keberhasilan Pengelolaan Dana Haji, Kepala BPKH: Perluas Investasi
Kamis, 09 Oktober 2025 - 08:52 WIB
loading...
A
A
A
“Dengan BPKH Limited, kami bisa mengamankan layanan berkualitas langsung untuk jemaah Indonesia sekaligus memaksimalkan manfaat investasi lokal,” tegasnya.
Imbal hasil dari dana investasi tidak hanya diam, tetapi langsung dikembalikan kepada jemaah dalam bentuk layanan nyata. Di musim Haji 2025, BPKH mencatat beberapa pencapaian penting antara lain, peningkatan pasokan 475 ton rempah-rempah Nusantara untuk konsumsi haji. Pengamanan 9 hotel berkualitas tinggi (8 di Makkah, 1 di Madinah).
Selan itu, Penyediaan makanan siap saji pada 6 waktu penting selama puncak ibadah haji. Kerja sama dengan Kementerian Agama dalam pengelolaan area komersial hotel untuk membuka peluang bagi UMKM Indonesia.
“Kami tidak hanya mendanai, tapi menghubungkan langsung UMKM Indonesia dengan pasar di Tanah Suci. Produk seperti rendang kini punya saluran distribusi yang langsung ke konsumen haji,” ujar Fadlul.
Hingga Agustus 2025, nilai manfaat yang dihasilkan BPKH mencapai Rp8,10 triliun, naik 6,86% dibanding tahun sebelumnya. Sebagian besar atau Rp6,39 triliun berasal dari hasil investasi.
Fadlul menutup paparannya dengan menegaskan bahwa BPKH telah berhasil menempatkan pengelolaan Dana Haji Indonesia sebagai benchmark global, yang dikelola dengan prinsip syariah, transparan, dan akuntabel.
“Kami percaya bahwa sinergi berkelanjutan dengan para pemangku kepentingan dan kemampuan beradaptasi terhadap dinamika global akan menjaga pengelolaan ini tetap efisien, adil, dan bermanfaat luas bagi jamaah dan umat Islam,” katanya.
Imbal hasil dari dana investasi tidak hanya diam, tetapi langsung dikembalikan kepada jemaah dalam bentuk layanan nyata. Di musim Haji 2025, BPKH mencatat beberapa pencapaian penting antara lain, peningkatan pasokan 475 ton rempah-rempah Nusantara untuk konsumsi haji. Pengamanan 9 hotel berkualitas tinggi (8 di Makkah, 1 di Madinah).
Selan itu, Penyediaan makanan siap saji pada 6 waktu penting selama puncak ibadah haji. Kerja sama dengan Kementerian Agama dalam pengelolaan area komersial hotel untuk membuka peluang bagi UMKM Indonesia.
“Kami tidak hanya mendanai, tapi menghubungkan langsung UMKM Indonesia dengan pasar di Tanah Suci. Produk seperti rendang kini punya saluran distribusi yang langsung ke konsumen haji,” ujar Fadlul.
Hingga Agustus 2025, nilai manfaat yang dihasilkan BPKH mencapai Rp8,10 triliun, naik 6,86% dibanding tahun sebelumnya. Sebagian besar atau Rp6,39 triliun berasal dari hasil investasi.
Fadlul menutup paparannya dengan menegaskan bahwa BPKH telah berhasil menempatkan pengelolaan Dana Haji Indonesia sebagai benchmark global, yang dikelola dengan prinsip syariah, transparan, dan akuntabel.
“Kami percaya bahwa sinergi berkelanjutan dengan para pemangku kepentingan dan kemampuan beradaptasi terhadap dinamika global akan menjaga pengelolaan ini tetap efisien, adil, dan bermanfaat luas bagi jamaah dan umat Islam,” katanya.
(cip)
Lihat Juga :