Perang Nuklir Indikasi Awal Kiamat?

Selasa, 07 Oktober 2025 - 21:24 WIB
loading...
A A A
"Di antara pemimpin negara-negara tersebut kalau di antara mereka terpicu meluncurkan bom nuklir dan lainnya, sebagai unjuk kekuatan, juga menggunakan bom yang berkekuatan sama atau lebih," lanjutnya.

Baca juga: 4 Fakta Pakta Pertahanan Nuklir Saudi - Pakistan Tak Membahayakan India

Indikasinya adalah: Perang Rusia-Ukraina (2022-kini), India-Pakistan (7-10 Mei 2025), uji coba rudal Korea Utara yang mampu membawa hulu ledak nuklir (Januari 2025), latihan militer besar-besaran Cina (Channel Thunder) dan AS (Talisman Saber), keduanya pada 2025 dan terakhir perang Iran-Israel (10-22 Juni 2025).

Itu semua mencerminkan fenomena tentunya mengkhawatirkan, yaitu adanya keterlibatan langsung atau tidak langsung negara-negara pemilik senjata nuklir de jure maupun de facto.

Dian Wirengjurit menambahkan, Albert Einstein awalnya mendukung pengembangannya senjata nuklir untuk pertahanan, dan merekomendasikan pengembangan bom atom. Tapi Einstein kemudian menyatakan penyesalannya karena menyadari potensi perang dunia berikutnya, yang dapat menghancurkan peradaban. Ia menjadi pendukung vokal untuk penghapusan senjata nuklir.

Makanya Joseph Rodblat mengatakan. “This is the reality of nuclear weapons: they may trigger a world war; a war which, unlike previous ones, destroys all of civilization.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RDPU terkait Kasus Amsal...
RDPU terkait Kasus Amsal Sitepu, Lola Nelria: Sampai Kiamat, Komisi III DPR Akan Bela Masyarakat
Presiden Prabowo: Dunia...
Presiden Prabowo: Dunia Sekarang Penuh Ketidakpastian, Bahkan Bahaya
Di Balik Konflik AS–Israel...
Di Balik Konflik AS–Israel dan Iran: Perebutan Pengaruh di Timur Tengah
Prabowo Ungkap Hampir...
Prabowo Ungkap Hampir Semua Kepala Negara Risau Perang Dunia III Pecah
Indonesia Didorong Aktif...
Indonesia Didorong Aktif dalam Diplomasi Pencegahan Perang Dunia III
SBY: Perang Dunia III...
SBY: Perang Dunia III Sangat Mungkin Terjadi, Desak PBB Gelar Sidang Darurat
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
Rekomendasi
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Stolen Fairytale di V+Short, Dibintangi Dinda Mahira hingga Venly Arauna
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
Berita Terkini
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Mendagri Tito: Pelibatan...
Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved