PDIP dan PKS Didorong Jadi Oposisi Kritisi Kebijakan Pemerintah
Minggu, 21 September 2025 - 09:13 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa partainya tidak menjadi oposisi. PDIP juga tak ambil posisi sebagai partai koalisi pemerintahan.
Demikian diungkapkan Megawati saat berpidato di acara penutupan Kongres VI PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Sabtu (2/8/2025). “Karena itu, PDIP tidak memosisikan sebagai oposisi dan juga tidak semata-mata membangun koalisi kekuasaan," katanya.
PDIP merupakan partai ideologis dan berpihak pada rakyat. PDIP akan menjadi penyeimbang pemerintah. "Kita adalah partai ideologis, berdiri di atas kebenaran, berpihak pada rakyat, dan bersikap tegas sebagai partai penyeimbang,” ujar Megawati.
Sementara itu, Jazuli Juwaini saat masih menjabat Ketua Fraksi DPR Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengungkapkan PKS sudah total mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Atas dasar itu, ia meminta pada semua anggota legislator dari PKS tidak lagi merasa masih menjadi oposisi.
"Kami sadar sesadar-sadarnya 10 tahun yang lalu kita oposisi sekarang kita sudah koalisi. Karena itu tidak ada lagi anggota fraksi yang merasa masih beroposisi, jangan sampai kita mengatakan kita berkoalisi tapi rasa oposisi," kata Jazuli saat memberikan sambutan di acara Bimbingan Teknis anggota Fraksi PKS seluruh Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (28/4/2025).
Kendati sudah gabung dengan pemerintah, Jazuli mengatakan, konsep saling menasihati masih terus dilakukan pihaknya. Bahkan, kata dia, beberapa waktu belakangan ini, sejumlah elite PKS bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto termasuk juga dengan pimpinan DPR.
Demikian diungkapkan Megawati saat berpidato di acara penutupan Kongres VI PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Sabtu (2/8/2025). “Karena itu, PDIP tidak memosisikan sebagai oposisi dan juga tidak semata-mata membangun koalisi kekuasaan," katanya.
PDIP merupakan partai ideologis dan berpihak pada rakyat. PDIP akan menjadi penyeimbang pemerintah. "Kita adalah partai ideologis, berdiri di atas kebenaran, berpihak pada rakyat, dan bersikap tegas sebagai partai penyeimbang,” ujar Megawati.
Sementara itu, Jazuli Juwaini saat masih menjabat Ketua Fraksi DPR Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengungkapkan PKS sudah total mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Atas dasar itu, ia meminta pada semua anggota legislator dari PKS tidak lagi merasa masih menjadi oposisi.
"Kami sadar sesadar-sadarnya 10 tahun yang lalu kita oposisi sekarang kita sudah koalisi. Karena itu tidak ada lagi anggota fraksi yang merasa masih beroposisi, jangan sampai kita mengatakan kita berkoalisi tapi rasa oposisi," kata Jazuli saat memberikan sambutan di acara Bimbingan Teknis anggota Fraksi PKS seluruh Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (28/4/2025).
Kendati sudah gabung dengan pemerintah, Jazuli mengatakan, konsep saling menasihati masih terus dilakukan pihaknya. Bahkan, kata dia, beberapa waktu belakangan ini, sejumlah elite PKS bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto termasuk juga dengan pimpinan DPR.
(rca)
Lihat Juga :