GPII: Kapolri Berhasil Menciptakan Atmosfer Keamanan
Senin, 15 September 2025 - 14:47 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum PP Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Masri Ikoni menilai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berhasil menciptakan atmosfer keamanan melalui penguatan dan pengendalian situasi rusuh menjadi kepekaan kolektif bagi semua elemen terhadap represifitas yang mengancam keamanan. Kapolri dianggap berhasil melakukan sejumlah langkah strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dia berpendapat, salah satu keberhasilan yang dirasakan publik adalah langkah cepat Kapolri dalam melakukan konsolidasi institusi kepolisian sehingga situasi kembali normal pasca kerusuhan. “Kapolri berhasil menciptakan atmosfer keamanan melalui penguatan dan pengendalian situasi rusuh menjadi kepekaan kolektif bagi semua elemen terhadap represifitas yang mengancam keamanan,” kata Masri Ikoni dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/9/2025).
“Konsolidasi internal mencakup penataan struktur, penguatan sistem manajemen, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia,” sambungnya.
![GPII: Kapolri Berhasil Menciptakan Atmosfer Keamanan]()
Baca juga: Koalisi Keadilan Berharap Kapolri Pengganti Listyo Sigit Bukan Sosok Bermasalah
Dia berpendapat, langkah tersebut membuat setiap lini kepolisian memiliki arah kerja yang sama dan terkoordinasi. Proses konsolidasi juga meningkatkan profesionalisme aparat di lapangan, sehingga pelayanan publik berjalan lebih cepat, responsif, dan transparan.
Dia juga menganggap keberhasilan Kapolri dalam mengendalikan situasi pascakerusuhan menjadi bukti nyata kapasitas kepemimpinan Polri. “Dalam kondisi penuh ketegangan, Polri bergerak cepat dengan strategi terukur untuk mencegah konflik meluas. Pendekatan yang digunakan tidak hanya kekuatan aparat, tetapi juga persuasif, mediasi, serta komunikasi dengan berbagai pihak,” imbuhnya.
Dia pun menyoroti sikap humanis Kapolri yang memberi perhatian terhadap korban, termasuk pengemudi ojek online. “Kapolri sangat konsen pada sisi humanis, memberikan perlindungan hukum bagi rakyat kecil. Aparat sigap melindungi korban sekaligus memastikan pelaku mendapat sanksi setimpal. Hukum harus berpihak pada korban, terutama mereka yang berjuang mencari nafkah di jalanan,” ujarnya.
Dia berpendapat, langkah-langkah tersebut mempertegas komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dia berpendapat, salah satu keberhasilan yang dirasakan publik adalah langkah cepat Kapolri dalam melakukan konsolidasi institusi kepolisian sehingga situasi kembali normal pasca kerusuhan. “Kapolri berhasil menciptakan atmosfer keamanan melalui penguatan dan pengendalian situasi rusuh menjadi kepekaan kolektif bagi semua elemen terhadap represifitas yang mengancam keamanan,” kata Masri Ikoni dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/9/2025).
“Konsolidasi internal mencakup penataan struktur, penguatan sistem manajemen, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia,” sambungnya.

Baca juga: Koalisi Keadilan Berharap Kapolri Pengganti Listyo Sigit Bukan Sosok Bermasalah
Dia berpendapat, langkah tersebut membuat setiap lini kepolisian memiliki arah kerja yang sama dan terkoordinasi. Proses konsolidasi juga meningkatkan profesionalisme aparat di lapangan, sehingga pelayanan publik berjalan lebih cepat, responsif, dan transparan.
Dia juga menganggap keberhasilan Kapolri dalam mengendalikan situasi pascakerusuhan menjadi bukti nyata kapasitas kepemimpinan Polri. “Dalam kondisi penuh ketegangan, Polri bergerak cepat dengan strategi terukur untuk mencegah konflik meluas. Pendekatan yang digunakan tidak hanya kekuatan aparat, tetapi juga persuasif, mediasi, serta komunikasi dengan berbagai pihak,” imbuhnya.
Dia pun menyoroti sikap humanis Kapolri yang memberi perhatian terhadap korban, termasuk pengemudi ojek online. “Kapolri sangat konsen pada sisi humanis, memberikan perlindungan hukum bagi rakyat kecil. Aparat sigap melindungi korban sekaligus memastikan pelaku mendapat sanksi setimpal. Hukum harus berpihak pada korban, terutama mereka yang berjuang mencari nafkah di jalanan,” ujarnya.
Dia berpendapat, langkah-langkah tersebut mempertegas komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
(rca)
Lihat Juga :