DKI PSBB Lagi, PKPI: Kali Ini Harus Sampai Tuntas
Sabtu, 12 September 2020 - 04:16 WIB
loading...
A
A
A
Juru Bicara PKPI Sonny Tulung menyampaikan keprihatinan PKPI atas banyaknya jumlah korban, termasuk dari tenaga kesehatan. Menurut mantan presenter kuis ini, kepatuhan menjalankan protokol kesehatan adalah bentuk solidaritas terhadap pejuang corona. "Jangan lupakan pengorbanan tenaga kesehatan. Mereka pejuang garis depan dan sekaligus pertahanan akhir perlawanan Indonesia melawan virus corona," ungkapnya.
Bagi PKPI, lanjut Sonny, bahaya pandemi Covid-19 ini tidak bisa diremehkan. Selain banyaknya korban dari tenaga kesehatan, PKPI juga kehilangan beberapa kader dalam pandemi ini, termasuk seorang bakal calon wakil bupati. "Haji Lutfi Machmud yang meninggal dunia bulan lalu adalah kader kami yang maju di (pilkada) Halmahera Selatan. Jadi PKPI tahu persis rasanya kehilangan, karena virus Corona,” ungkapnya.
Sonny menilai kunci keberhasilan penanganan pandemi adalah kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan, termasuk larangan untuk berkerumun. "Kuncinya adalah kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Hindari kerumunan, cuci tangan, pakai masker, jaga jarak aman satu meter. Tidak ada satupun negara yang berhasil menerapkan new normal sebelum menyelesaikan masalah kesehatan terlebih dahulu," ujarnya.
Bagi PKPI, lanjut Sonny, bahaya pandemi Covid-19 ini tidak bisa diremehkan. Selain banyaknya korban dari tenaga kesehatan, PKPI juga kehilangan beberapa kader dalam pandemi ini, termasuk seorang bakal calon wakil bupati. "Haji Lutfi Machmud yang meninggal dunia bulan lalu adalah kader kami yang maju di (pilkada) Halmahera Selatan. Jadi PKPI tahu persis rasanya kehilangan, karena virus Corona,” ungkapnya.
Sonny menilai kunci keberhasilan penanganan pandemi adalah kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan, termasuk larangan untuk berkerumun. "Kuncinya adalah kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Hindari kerumunan, cuci tangan, pakai masker, jaga jarak aman satu meter. Tidak ada satupun negara yang berhasil menerapkan new normal sebelum menyelesaikan masalah kesehatan terlebih dahulu," ujarnya.
(nbs)
Lihat Juga :