Seruan Aksi Damai: Satu Bangsa, Satu Suara, Indonesia Damai
Sabtu, 13 September 2025 - 19:26 WIB
loading...
Juru Bicara Gerakan Rakyat untuk Damai (Garuda) Rivai Sabon Mehen. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Tokoh masyarakat, agama, pemuda, dan budaya dijadwalkan akan menggelar aksi damai. Mereka bakal menggelar long march dari Tugu Proklamasi menuju Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/9/2025) dalam rangkaian kegiatan bertajuk Seruan Aksi Damai, Merajut Persatuan.
Adapun tema besar aksi ini adalah Satu Bangsa, Satu Suara, Indonesia Damai. Aksi damai ini meliputi deklarasi antianarkisme. Selain itu, akan digelar orasi kebangsaan dan kebudayaan oleh tokoh lintas unsur, yang mengajak masyarakat menjaga kedamaian.
Sesi doa lintas agama juga akan dilakukan sebagai simbol persatuan spiritual dan etika kebangsaan. Sebagai penegasan komitmen, para peserta akan melakukan penandatanganan Petisi Damai Nasional secara fisik untuk kemudian diserahkan kepada perwakilan Istana.
Baca juga: Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Warga Jaga Warga
Dalam konsolidasi nasional, para peserta menyerukan penghentian praktik anarkisme, menolak segala bentuk provokasi dan narasi pemecah belah bangsa, serta mendukung stabilitas politik demi kemajuan ekonomi nasional. Juru Bicara Gerakan Rakyat untuk Damai (Garuda) Rivai Sabon Mehen menjelaskan, aksi damai ini merupakan bentuk tanggung jawab sebagai anak bangsa dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.
“Aksi-aksi anarkisme yang menimbulkan kerusakan dan korban jiwa justru akan merugikan kita semua. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk tetap mengedepankan kepentingan stabilitas politik nasional demi mencegah terganggunya pertumbuhan ekonomi dan pembangunan bangsa,” ujar Rivai, Sabtu (13/9/2025).
Dia menuturkan, aksi damai ini juga dihadiri tokoh-tokoh agama dan pemuda yang merasa terpanggil untuk menjaga Indonesia. “Kita harus hindari provokasi dan anarkisme yang merugikan kita semua. Menjaga Indonesia merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
Adapun tema besar aksi ini adalah Satu Bangsa, Satu Suara, Indonesia Damai. Aksi damai ini meliputi deklarasi antianarkisme. Selain itu, akan digelar orasi kebangsaan dan kebudayaan oleh tokoh lintas unsur, yang mengajak masyarakat menjaga kedamaian.
Sesi doa lintas agama juga akan dilakukan sebagai simbol persatuan spiritual dan etika kebangsaan. Sebagai penegasan komitmen, para peserta akan melakukan penandatanganan Petisi Damai Nasional secara fisik untuk kemudian diserahkan kepada perwakilan Istana.
Baca juga: Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Warga Jaga Warga
Dalam konsolidasi nasional, para peserta menyerukan penghentian praktik anarkisme, menolak segala bentuk provokasi dan narasi pemecah belah bangsa, serta mendukung stabilitas politik demi kemajuan ekonomi nasional. Juru Bicara Gerakan Rakyat untuk Damai (Garuda) Rivai Sabon Mehen menjelaskan, aksi damai ini merupakan bentuk tanggung jawab sebagai anak bangsa dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.
“Aksi-aksi anarkisme yang menimbulkan kerusakan dan korban jiwa justru akan merugikan kita semua. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk tetap mengedepankan kepentingan stabilitas politik nasional demi mencegah terganggunya pertumbuhan ekonomi dan pembangunan bangsa,” ujar Rivai, Sabtu (13/9/2025).
Dia menuturkan, aksi damai ini juga dihadiri tokoh-tokoh agama dan pemuda yang merasa terpanggil untuk menjaga Indonesia. “Kita harus hindari provokasi dan anarkisme yang merugikan kita semua. Menjaga Indonesia merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :