Lisa Mariana Ngaku Terima Uang dari Ridwan Kamil, Begini Respons KPK
Kamis, 11 September 2025 - 23:56 WIB
loading...
Lisa Mariana. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) akan mendalami waktu atau tempus pemberian uang dari mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) ke Lisa Mariana dengan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan BJB. Hal itu disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo merespons pernyataan Lisa Mariana yang mengaku menerima uang dari RK.
"Dalam perkara pengadaan iklan di BJB, KPK juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saudari LM, didalami terkait dengan aliran uang dari saudara RK kepada saudara LM," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (11/9/2025).
Budi menambahkan, pihaknya akan mendalami aliran uang tersebut, termasuk soal tempusnya. "Tentu didalami terkait juga tempusnya, modus-modusnya seperti apa, nanti kita akan melihat kaitannya dengan tempus perkara pengadaan iklan di BJB," ujarnya.
Baca Juga: Lisa Mariana Kembali Dipanggil KPK di Kasus BJB
Budi menjelaskan, permasalahan kasus tersebut terkait dana yang sebagian dikelola oleh Corsec BJB. Dari sana, diduga mengalir ke beberapa pihak.
"Artinya kita telusuri itu, follow the money-nya seperti apa, dari dana non-budgeter mengalir ke beberapa pihak, kepada siapa dan untuk apa, sehingga pihak-pihak di layer berikutnya inilah yang kemudian juga dipanggil, diminta keterangan," ujarnya.
Sebelumnya, Lisa Mariana mengaku menerima uang dari Ridwan Kamil. Namun, Lisa tak mengetahui uang tersebut termasuk aliran dana korupsi Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB).
Kata Lisa, saat itu Ridwan Kamil merupakan seorang pejabat. Sehingga ia berpikir mantan Wali Kota Bandung itu memiliki banyak uang. "Oke-oke, soal aliran dan itu kan saya tidak tahu, waktu itu kan beliau masih menjabat. Ya sudah, ya saya pikir ya beliau ada uang, banyak uang gitu ya," kata Lisa kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri, Kamis (11/9/2025).
Meski begitu, ia menegaskan tak tahu asal usul dana tersebut. "Tapi saya tidak tahu aliran itu dari Bank BJB, saya tidak tahu dan saya sudah disurati seminggu sebelum, seingat saya seminggu sebelum tes DNA berlangsung," ujar Lisa.
Saat ditanya mengenai berapa nominal uang yang diterima, Lisa enggan berkomentar lebih jauh. "Maaf ya, nggak bisa saya sebutkan," kata Lisa.
"Dalam perkara pengadaan iklan di BJB, KPK juga telah melakukan pemeriksaan terhadap saudari LM, didalami terkait dengan aliran uang dari saudara RK kepada saudara LM," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (11/9/2025).
Budi menambahkan, pihaknya akan mendalami aliran uang tersebut, termasuk soal tempusnya. "Tentu didalami terkait juga tempusnya, modus-modusnya seperti apa, nanti kita akan melihat kaitannya dengan tempus perkara pengadaan iklan di BJB," ujarnya.
Baca Juga: Lisa Mariana Kembali Dipanggil KPK di Kasus BJB
Budi menjelaskan, permasalahan kasus tersebut terkait dana yang sebagian dikelola oleh Corsec BJB. Dari sana, diduga mengalir ke beberapa pihak.
"Artinya kita telusuri itu, follow the money-nya seperti apa, dari dana non-budgeter mengalir ke beberapa pihak, kepada siapa dan untuk apa, sehingga pihak-pihak di layer berikutnya inilah yang kemudian juga dipanggil, diminta keterangan," ujarnya.
Sebelumnya, Lisa Mariana mengaku menerima uang dari Ridwan Kamil. Namun, Lisa tak mengetahui uang tersebut termasuk aliran dana korupsi Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB).
Kata Lisa, saat itu Ridwan Kamil merupakan seorang pejabat. Sehingga ia berpikir mantan Wali Kota Bandung itu memiliki banyak uang. "Oke-oke, soal aliran dan itu kan saya tidak tahu, waktu itu kan beliau masih menjabat. Ya sudah, ya saya pikir ya beliau ada uang, banyak uang gitu ya," kata Lisa kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri, Kamis (11/9/2025).
Meski begitu, ia menegaskan tak tahu asal usul dana tersebut. "Tapi saya tidak tahu aliran itu dari Bank BJB, saya tidak tahu dan saya sudah disurati seminggu sebelum, seingat saya seminggu sebelum tes DNA berlangsung," ujar Lisa.
Saat ditanya mengenai berapa nominal uang yang diterima, Lisa enggan berkomentar lebih jauh. "Maaf ya, nggak bisa saya sebutkan," kata Lisa.
(zik)
Lihat Juga :