Ibunda Delpedro Menangis di Pelukan Bivitri Susanti: Dia Bukan Koruptor
Rabu, 10 September 2025 - 14:31 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, pembungkaman terjadi di Amerika Serikat, Nepal, Bangladesh, hingga Indonesia. Maka itu, dia mengajak siapa pun yang masih memiliki moral untuk melawan narasi yang tengah ditunjukkan ke para aktivis.
"Itu Lokataru Foundation adalah sebuah lembaga riset. Jadi waktu ada kegiatan riset, itu biasanya kami pasti berinteraksi, karena saya juga peneliti, sebagai dosen kan harus peneliti juga tuh. Nah, jadi mereka sering minta masukan, nggak ada urusan dengan hal-hal yang sifatnya terorisme, makar, dan lain sebagainya yang dicoba di-frame, menghasut anak-anak," tuturnya.
Menurutnya, Lokataru merupakan lembaga riset, maka itu tak ada urusan bagi Direktur Lokataru untuk menghasut anak-anak sekolah dalam aksi demo 28-30 Agustus 2025. Terlebih, kata menghasut anak-anak itu seolah melecehkan otonomi anak-anak, yang berkesan tak punya pikiran sendiri seperti robot yang dikontrol pihak lain.
"Anak-anak muda, pasti tahu persis bahwa zaman sekarang semua punya pikiran yang merdeka. Justru ketika ada upaya-upaya yang dilakukan semua yang ada di sini, itu sebenarnya lebih untuk memberikan pendampingan hukum, hal-hal kayak gitu. Semuanya melakukan disini, kenapa? Karena hari-hari ini pola untuk membungkam pengkritik sedang dilakukan," paparnya.
"Itu Lokataru Foundation adalah sebuah lembaga riset. Jadi waktu ada kegiatan riset, itu biasanya kami pasti berinteraksi, karena saya juga peneliti, sebagai dosen kan harus peneliti juga tuh. Nah, jadi mereka sering minta masukan, nggak ada urusan dengan hal-hal yang sifatnya terorisme, makar, dan lain sebagainya yang dicoba di-frame, menghasut anak-anak," tuturnya.
Menurutnya, Lokataru merupakan lembaga riset, maka itu tak ada urusan bagi Direktur Lokataru untuk menghasut anak-anak sekolah dalam aksi demo 28-30 Agustus 2025. Terlebih, kata menghasut anak-anak itu seolah melecehkan otonomi anak-anak, yang berkesan tak punya pikiran sendiri seperti robot yang dikontrol pihak lain.
"Anak-anak muda, pasti tahu persis bahwa zaman sekarang semua punya pikiran yang merdeka. Justru ketika ada upaya-upaya yang dilakukan semua yang ada di sini, itu sebenarnya lebih untuk memberikan pendampingan hukum, hal-hal kayak gitu. Semuanya melakukan disini, kenapa? Karena hari-hari ini pola untuk membungkam pengkritik sedang dilakukan," paparnya.
(zik)
Lihat Juga :