Senior PPP Jakarta: Mardiono Plt Ketum Berkepanjangan
Jum'at, 05 September 2025 - 18:53 WIB
loading...
A
A
A
Apalagi, Maman menganggap Mardiono yang kini masih menjabat sebagai Plt Ketum merupakan posisi hasil dari gerakan 'kudeta merangkak 5 September 2022', dengan melengserkan Suharso Monoarfa melalui Mukernas 5 Mei 2022.
Lebih jauh, ia mengaku kian aneh, karena di tengah kekecewaan ‘kader-kader waras’ PPP atas kinerja Mardiono yang terbukti gagal, tetapi yang bersangkutan malah ingin terus memperpanjang kekuasaannya di PPP.
"Di tangan Mardionolah PPP hancur dan tersingkir dari Senayan, satu indikator partai gagal bagi sebuah partai yang tergolong tua, yang pada awal berdirinya PPP sangat diperhitungkan. Karena itu dia harus tahu diri, dan malu pada para ulama pendiri partai ini," tegasnya.
Untuk itu, Haji Maman mengajak para Peserta Muktamar (DPW/DPC/Banom Partai) untuk berani mengevaluasi kepemimpinan PPP saat ini untuk perbaikan dan kebangkitan partai ke depan.
"Boleh seorang ketum minta 2 periode, asal terbukti hasil kerjanya, partai bisa bertahan di Senayan. Lha, ini kan tersingkir dari Senayan," ketus mantan Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta itu.
Senada dengan Maman, senior PPP dari Jakarta Selatan Ichwan Zayadi yang juga mantan Wakil Ketua DPRD DKI 2014-2019 menganggap, sebaiknya Mardiono menahan ambisinya untuk melanjutkan kepemimpinan PPP mendatang jika memang masih cinta PPP.
Lebih jauh, ia mengaku kian aneh, karena di tengah kekecewaan ‘kader-kader waras’ PPP atas kinerja Mardiono yang terbukti gagal, tetapi yang bersangkutan malah ingin terus memperpanjang kekuasaannya di PPP.
"Di tangan Mardionolah PPP hancur dan tersingkir dari Senayan, satu indikator partai gagal bagi sebuah partai yang tergolong tua, yang pada awal berdirinya PPP sangat diperhitungkan. Karena itu dia harus tahu diri, dan malu pada para ulama pendiri partai ini," tegasnya.
Untuk itu, Haji Maman mengajak para Peserta Muktamar (DPW/DPC/Banom Partai) untuk berani mengevaluasi kepemimpinan PPP saat ini untuk perbaikan dan kebangkitan partai ke depan.
"Boleh seorang ketum minta 2 periode, asal terbukti hasil kerjanya, partai bisa bertahan di Senayan. Lha, ini kan tersingkir dari Senayan," ketus mantan Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta itu.
Senada dengan Maman, senior PPP dari Jakarta Selatan Ichwan Zayadi yang juga mantan Wakil Ketua DPRD DKI 2014-2019 menganggap, sebaiknya Mardiono menahan ambisinya untuk melanjutkan kepemimpinan PPP mendatang jika memang masih cinta PPP.
Lihat Juga :