Kompolnas Berharap Sidang Etik Ungkap Penyebab Rantis Lindas Affan Kurniawan dan Terus Melaju ke Markas

Kamis, 04 September 2025 - 11:51 WIB
loading...
Kompolnas Berharap Sidang...
Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Choirul Anam menghadiri sidang etik Bripka Rohmad (R) terkait kematian pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan saat aksi demonstrasi pekan lalu. Foto/Danandaya
A A A
JAKARTA - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Choirul Anam menghadiri sidang etik Bripka Rohmad (R) terkait kematian pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan saat aksi demonstrasi pekan lalu. Bripka R merupakan sopir rantis Brimob yang melindas Affan.

Dia berharap persidangan bisa membuka secara terang peristiwa mulai dari kendaraan taktis itu meninggalkan rombongan, lalu melindas Affan hingga melarikan diri.

"Nah, harapan kami memang bisa digelar lagi terkait kenapa itu mobil meninggalkan rombongannya, terus sampai pada titik peristiwanya, kenapa tetap melaju dan kenapa terus sampai ke markas. Nah, itu semoga ini bisa terurai," kata Anam di depan Gedung Transnational Crime Coordination Centre (TNCC) Mabes Polri, Kamis (4/9/2025).

Baca Juga: Penampakan Sopir Rantis Brimob yang Lindas Affan Kurniawan Jalani Sidang Etik

Dalan kesempatan itu, ia juga menyinggung bahwa sidang etik yang digelar kemarin telah mengurai seluruh rangkaian peristiwa dari sudut pandang Danyon Resimen 4 Korbrimob Polri Kompol Cosmas Kaju Gae . Maka dari itu, sidang hari ini diharapkan menggali komunikasi antara Bripka R selaku sopir dengan Cosmas.

"Nah, itu semoga ini bisa terurai, karena kemarin juga terurai sebenarnya. Tapi kan komandan sama sopir ini gimana? Terkait juga soal komunikasi dan sebagainya," tuturnya.

Baca Juga: Kompol Cosmas Kaju Gae Menangis usai Dipecat dalam Kasus Rantis Brimob Lindas Affan Kurniawan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soal Penguatan Kompolnas,...
Soal Penguatan Kompolnas, Pakar: Agar Efisien Bisa Ditambahkan di Revisi UU Polri
IPW Sebut Masyarakat...
IPW Sebut Masyarakat Ingin Kompolnas Independen, Sama Seperti Komnas HAM
Anggota Kompolnas Bisa...
Anggota Kompolnas Bisa Jadi Hakim Sidang Kode Etik Polri
Pakar Hukum Ungkap Pentingnya...
Pakar Hukum Ungkap Pentingnya Penguatan Kompolnas untuk Tingkatkan Kinerja Polri
Dekan FH UMT: Kompolnas...
Dekan FH UMT: Kompolnas Perlu Diatur melalui Undang-Undang Tersendiri
TPF LN HAM Dalami Unsur...
TPF LN HAM Dalami Unsur Sistematis Kericuhan Unjuk Rasa Agustus 2025
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Kompolnas: Wajar Polda...
Kompolnas: Wajar Polda Metro Dijabat Komjen Pol, tapi Pelayanan Harus Ditingkatkan
Dituntut 2 Tahun Penjara,...
Dituntut 2 Tahun Penjara, Delpedro: Kami Hargai Kerja Keras Jaksa meski Buruk
Rekomendasi
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Kuasa Hukum Erin Wartia...
Kuasa Hukum Erin Wartia Kritik Komisi III DPR: Jangan Hanya Dengar Satu Pihak
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Berita Terkini
Sony Sanjaya Tulis Pesan...
Sony Sanjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang Sebelum Ditahan, Apa Isinya?
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Infografis
Mematikan dan Presisi,...
Mematikan dan Presisi, Janji Israel pada Serangan Balasan ke Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved