Demi Viral dan Cari Uang di Media Sosial, Begini Pesan Bijak Youtuber
Jum'at, 11 September 2020 - 13:38 WIB
loading...
A
A
A
Influencer kelahiran 11 Februari 1995 itu menjelaskan, seorang yang ingin menjadi konten kreator harus mengerti alasan dirinya tertarik masuk dunia tersebut. Kalau ingin mencari uang di dunia konten kreator, itu akan terjerumus dalam hal-hal yang tidak baik. Biasanya yang dilakukan pertama kali adalah membuat sensasi. Setelah itu akan ketagihan.
“Kalau dari awal niatnya cari uang pasti kacau. Di next content, harus membuat sensasi yang lebih dari konten sebelumnya dan begitu selanjutnya. Makanya harus diawali dari mindset. Kalau mindset-nya baik, pasti kita akan berpegang teguh pada visi misi menjadi konten kreator,” jelas dia.
(Baca: Pengamat Medsos: Konten yang Berkualitas Berpotensi Digemari Banyak Orang)
Untuk membuat konten menjadi viral, lanjut Rio, rumusnya ada dua yaitu based on trend dan relateable dengan apa yang terjadi di sekitar masyarakat. Menurut dia, based on trend justru terkadang disalahartikan banyak orang. Padahal, anak muda harus bisa menyaring mana tren yang baik dan buruk.
“Karena saya sebagai anak muda punya tanggung jawab di pundak, dimana harus bisa meng-influence anak-anak muda lainnya. Makanya, harus dimulai mindset dulu. Cuma, balik lagi ke idealisme konten kreator yang saat ini tidak dimungkiri larinya ke bisnis. Tapi masih banyak kok konten kreator yang peduli akan hal positif,” tukasnya.
“Kalau dari awal niatnya cari uang pasti kacau. Di next content, harus membuat sensasi yang lebih dari konten sebelumnya dan begitu selanjutnya. Makanya harus diawali dari mindset. Kalau mindset-nya baik, pasti kita akan berpegang teguh pada visi misi menjadi konten kreator,” jelas dia.
(Baca: Pengamat Medsos: Konten yang Berkualitas Berpotensi Digemari Banyak Orang)
Untuk membuat konten menjadi viral, lanjut Rio, rumusnya ada dua yaitu based on trend dan relateable dengan apa yang terjadi di sekitar masyarakat. Menurut dia, based on trend justru terkadang disalahartikan banyak orang. Padahal, anak muda harus bisa menyaring mana tren yang baik dan buruk.
“Karena saya sebagai anak muda punya tanggung jawab di pundak, dimana harus bisa meng-influence anak-anak muda lainnya. Makanya, harus dimulai mindset dulu. Cuma, balik lagi ke idealisme konten kreator yang saat ini tidak dimungkiri larinya ke bisnis. Tapi masih banyak kok konten kreator yang peduli akan hal positif,” tukasnya.
(muh)
Lihat Juga :