Relawan Vaksin Sinovac Positif Covid-19, DPR: Cari Penyebabnya
Jum'at, 11 September 2020 - 13:21 WIB
loading...
A
A
A
Di samping itu, Vaksin Sinovac diharapkan menjadi vaksin antara sambil menunggu produk bangsa yaitu vaksin Merah Putih yang dilakukan oleh Lembaga Eijkman bekerjasama dengan Biofarma walaupun bersifat jangka panjang. "Proses penelitian dan pengembangan vaksin milik negeri sendiri harus terus didukung dalam jangka panjang demi semangat kedaulatan vaksin. Kemandirian bangsa dan negara harus terus ditingkatkan,” katanya.
Dirinya pun meminta agar privasi para relawan tetap dijaga dan hanya diketahui untuk kepentingan penelitian. Dia mengingatkan, dukungan terhadap pengembangan vaksin bukan lantas melakukan relaksasi terhadap protokol kesehatan di masyarakat.
(Baca: Waduh, Relawan Uji Vaksin Sinovac Malah Terinfeksi COVID-19)
Sampai uji klinis berhasil, Mufida meminta ada pengetatan terhadap kepatuhan protokol kesehatan termasuk pemberlakukan PSBB total seperti yang dilakukan DKI Jakarta.
"Dukungan untuk pengembangan vaksin di dalam negeri perlu diperbesar, saat yang sama perlu terus dikampanyekan penerapan protokol kesehatan di massyarakat dan pengetatan penerapan PSBB kembali. Jangan sampai kampanye vaksin ini membuai masyarakat menjadi abai terhadap protokol kesehatan," pungkasnya.
Dirinya pun meminta agar privasi para relawan tetap dijaga dan hanya diketahui untuk kepentingan penelitian. Dia mengingatkan, dukungan terhadap pengembangan vaksin bukan lantas melakukan relaksasi terhadap protokol kesehatan di masyarakat.
(Baca: Waduh, Relawan Uji Vaksin Sinovac Malah Terinfeksi COVID-19)
Sampai uji klinis berhasil, Mufida meminta ada pengetatan terhadap kepatuhan protokol kesehatan termasuk pemberlakukan PSBB total seperti yang dilakukan DKI Jakarta.
"Dukungan untuk pengembangan vaksin di dalam negeri perlu diperbesar, saat yang sama perlu terus dikampanyekan penerapan protokol kesehatan di massyarakat dan pengetatan penerapan PSBB kembali. Jangan sampai kampanye vaksin ini membuai masyarakat menjadi abai terhadap protokol kesehatan," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :