Ketua Umum MUI-Baznas Luncurkan Buku Kiprah Keislaman Prabowo
Rabu, 27 Agustus 2025 - 15:50 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Baznas Noor Achmad menuturkan penerbitan buku Islam ala Prabowo sejalan dengan komitmen lembaganya dalam meningkatkan literasi keagamaan dan kebangsaan. Baznas tidak hanya fokus pada pemberdayaan zakat, tetapi juga berupaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam yang rahmatan lil alamin.
“Peluncuran buku ini adalah bagian dari gerakan literasi keagamaan. Kami mendukung penuh upaya memperkenalkan sisi keislaman Presiden Prabowo sekaligus mengajak masyarakat meneladani kepedulian dan keberpihakan beliau pada rakyat kecil,” ucapnya.
Buku setebal hampir 400 halaman itu ditulis dengan pendekatan multidisiplin. Sejumlah tokoh agama dan akademisi memberikan pandangan, termasuk Prof Dr KH Said Aqil Siraj dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Abdul Mu’ti.
Dalam salah satu bagiannya, buku ini menyoroti konsistensi Prabowo dalam memperjuangkan isu Palestina di forum internasional, termasuk melalui pidatonya di KTT D8 di Mesir pada 2024. Duta Besar Palestina untuk Indonesia Dr Zuhair Al Syun juga memberikan apresiasi dalam buku tersebut.
Peluncuran buku ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, memperkenalkan karya intelektual yang mengupas sisi keislaman Prabowo dari perspektif jarang diungkap. Kedua, memberi inspirasi bagi masyarakat tentang bagaimana nilai Islam bisa diintegrasikan dalam kepemimpinan yang inklusif. Ketiga, memperkuat kerja sama antara lembaga keagamaan dan masyarakat dalam membangun literasi berbasis kebangsaan.
Selain Ketua MUI dan Ketua Baznas, acara peluncuran turut dihadiri Menteri Agama Nassaruddin Umar dan pendiri Pondok Pesantren Amanatul Ummah Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, penerima penghargaan Mahaputra Narariya.
“Peluncuran buku ini adalah bagian dari gerakan literasi keagamaan. Kami mendukung penuh upaya memperkenalkan sisi keislaman Presiden Prabowo sekaligus mengajak masyarakat meneladani kepedulian dan keberpihakan beliau pada rakyat kecil,” ucapnya.
Buku setebal hampir 400 halaman itu ditulis dengan pendekatan multidisiplin. Sejumlah tokoh agama dan akademisi memberikan pandangan, termasuk Prof Dr KH Said Aqil Siraj dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Abdul Mu’ti.
Dalam salah satu bagiannya, buku ini menyoroti konsistensi Prabowo dalam memperjuangkan isu Palestina di forum internasional, termasuk melalui pidatonya di KTT D8 di Mesir pada 2024. Duta Besar Palestina untuk Indonesia Dr Zuhair Al Syun juga memberikan apresiasi dalam buku tersebut.
Peluncuran buku ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, memperkenalkan karya intelektual yang mengupas sisi keislaman Prabowo dari perspektif jarang diungkap. Kedua, memberi inspirasi bagi masyarakat tentang bagaimana nilai Islam bisa diintegrasikan dalam kepemimpinan yang inklusif. Ketiga, memperkuat kerja sama antara lembaga keagamaan dan masyarakat dalam membangun literasi berbasis kebangsaan.
Selain Ketua MUI dan Ketua Baznas, acara peluncuran turut dihadiri Menteri Agama Nassaruddin Umar dan pendiri Pondok Pesantren Amanatul Ummah Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, penerima penghargaan Mahaputra Narariya.
Lihat Juga :